Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Langsing dengan Pikiran Bawah Sadar

Kompas.com - 23/12/2010, 16:59 WIB

Kompas.com - Terapi gizi untuk mencapai berat badan normal sebenarnya sederhana, yakni menjaga agar asupan kalori lebih rendah daripada kebutuhan sehingga cadangan lemak dibakar menjadi tenaga.

Tentu kenyataannya tak mudah untuk menerapkan defisit kalori itu. Biasanya makanan yang masuk malah lebih banyak dari yang dibutuhkan.

"Karena itu yang penting diubah adalah perilaku. Harus diciptakan kondisi agar perilaku berubah. Seperti halnya ketika anak lulusan SMA dididik menjadi tentara. Kondisi disiplin yang ketat akhirnya bisa mengubah perilaku dari anak SMA menjadi tentara yang tegap dan disiplin," papar Prof.Dr.Walujo Soerjodibroto, Sp.GK, ahli gizi dari FKUI Jakarta.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Ada tiga kondisi yang diciptakan Prof.Walujo untuk mengubah perilaku makan para pasiennya. Pertama, dia akan memberikan kapsul untuk membiasakan makan tidak berlebihan.

Kedua, perut akan mendapatkan akuapuntur agar bisa membuat usus menjadi sensitif. Jadi, hanya dengan makan secukupnya perut akan lebih cepat kenyang.

Langkah ketiga untuk mengubah perilaku makan berlebihan adalah dengan hipnoterapi. "Perilaku makan berlebihan itu adalah tindakan bawah sadar. Kita tahu bahwa makan berlebihan tak baik, toh masih dilakukan juga. Seperti halnya koruptor tahu bahwa korupsi tak baik, tapi masih juga dilakukan, kan? Ini tindakan hasil dari pikiran bawah sadar," ujarnya.

Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat

Hipnoterapi akan membawa diri lebih paham mengenai pola makan sehat seperti yang disugesti oleh Prof.Walujo. Secara otomatis pikiran bawah sadar mengarahkan kita untuk makan lebih sehat.

Ketika pasokan kapsul berhenti, sugesti hipnoterapi menetap dan berhenti, pola makan pun otomatis berubah dan lebih sehat. "Dalam satu minggu berat badan akan turun satu kilogram. Namun, untuk kasus obesitas berat perlu waktu dan kesabaran ekstra dalam memangkas lebih dari 20 kilogram," katanya. (GHS/diy)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi Akun
    Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
    199920002001200220032004200520062007200820092010
    Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
    Verifikasi Akun Berhasil
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau