KOMPAS.com-Dokter Spesialis Konservasi Gigi di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra, Kalimantan Timur, Ayu Rafania Atikah, mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih makanan dan minuman saat berbuka puasa guna mencegah risiko gigi berlubang.
Menurut Ayu, makanan dan minuman manis serta bersuhu ekstrem, seperti es atau minuman panas, sering menjadi pilihan utama saat berbuka. Namun, konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan gigi.
“Makanan manis cenderung lengket dan menempel pada permukaan gigi, sedangkan konsumsi minuman yang terlalu panas atau dingin dapat memicu sensitivitas gigi,” ujarnya di Samarinda, Sabtu (1/3/2025), seperti ditulis Antara.
Baca juga: Bagaimana Cara Meredakan Sakit Gigi? 15 Pengobatan Alami Bisa Dicoba
Untuk mengurangi efek negatif tersebut, ia menyarankan agar masyarakat membiasakan minum air putih sebagai penetral.
Ayu merekomendasikan agar berbuka diawali dengan air putih atau kurma, kemudian dilanjutkan dengan air putih setelah mengonsumsi makanan manis atau minuman dingin.
Berkumur dengan air putih juga dapat membantu menjaga keseimbangan pH di rongga mulut.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan, yang tidak hanya baik untuk kesehatan gigi, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Baca juga: Gigi Terasa Ngilu Pertanda Apa? Berikut 5 Daftarnya…
Ayu mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan kebiasaan menyikat gigi sebelum tidur. Ia menjelaskan bahwa proses pembentukan lubang gigi terjadi saat tidur, ketika produksi air liur menurun dan bakteri lebih aktif berfermentasi.
“Banyak orang mengira cukup menyikat gigi pada pagi dan sore hari. Padahal, waktu yang paling tepat adalah setelah sahur dan sebelum tidur malam,” jelasnya.
Ia juga menyarankan agar masyarakat menghindari konsumsi makanan atau minuman dengan perbedaan suhu ekstrem dalam waktu berdekatan, karena dapat menyebabkan gigi terasa ngilu.
Untuk mencegahnya, disarankan memberi jeda dengan minum air putih sebelum beralih dari makanan panas ke minuman dingin.
Baca juga: 5 Makanan Sahur Terbaik untuk Puasa Ramadhan, Tetap Kenyang dan Berenergi Seharian
Ayu menyoroti pentingnya cara mengunyah makanan yang benar. Mengunyah dengan baik dapat membantu proses pencernaan dan mengurangi risiko gigi berlubang.
“Hindari kebiasaan mengunyah hanya di satu sisi mulut, karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan tekanan pada gigi,” tambahnya.
Selain menyikat gigi, membersihkan lidah dan rutin menggunakan benang gigi juga penting untuk mencegah penumpukan plak serta menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.
Ayu menegaskan agar masyarakat tidak menunda perawatan gigi jika mengalami keluhan, karena masalah gigi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menimbulkan komplikasi lebih lanjut.
“Segera konsultasikan ke dokter gigi jika mengalami masalah gigi, agar mendapatkan perawatan yang tepat,” tutupnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.