Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Patah Hati Tingkatkan Risiko Kematian

Kompas.com - 13/12/2015, 16:55 WIB
Lily Turangan

Penulis

KOMPAS.com - Kehilangan orang yang dicintai tentu membuat patah hati. Tapi, sebuah penelitian dari  St George University of London di Inggris, menunjukkan bahwa rasa kehilangan bisa menjadi lebih dari sekadar kesedihan.

Risiko stroke atau serangan jantung akan meningkat dua kali lipat, 30 hari setelah kematian pasangan. Penelitian ini pernah diterbitkan oleh  Journal of American Medical Association Maret 2014.

Para peneliti mencatat bahwa, kadang-kadang, kesedihan dapat menyebabkan stres fisik tambahan dan juga bisa membuat orang kehilangan minat untuk makan atau lupa untuk minum obat.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Untuk menyelidiki kematian sebagai faktor risiko  masalah jantung, tim peneliti menilai tingkat stroke atau serangan jantung pada pasien di atas usia 60 yang pasangannya meninggal, kemudian dibandingkan dengan yang individu yang pasangannya masih hidup.

Secara total, ada 30.447 orang dalam studi yang pasangannya meninggal dan 83.588 yang pasangannya masih hidup.

Para peneliti menemukan, bahwa 16 per 10.000 orang yang pasangannya meninggal dunia mengalami stroke dalam waktu 30 hari setelah kematian pasangannya.

Baca juga: Kronologi Satpam RS di Bekasi Dianiaya Keluarga Pasien hingga Kejang

Angka ini dua kali lipat dibandingkan dengan angka kasus stroke dari keseluruhan populasi yang  terkontrol, yaitu delapan per 10.000.

Dr Sunil Shah, penulis dan dosen senior di St George University of London, mengatakan, "Kita sering menggunakan istilah patah hati (broken heart) untuk menyebut rasa sakit akibat kehilangan orang yang kita cintai dan penelitian kami menunjukkan bahwa, rasa kehilangan dapat memiliki efek langsung pada kesehatan jantung (heart)."

Telah ada bukti dari studi sebelumnya  yang menunjukkan,  kehilangan pasangan dan kesedihan dapat menyebabkan perubahan dalam pembekuan darah, tekanan darah dan kontrol detak jantung, kata Dr Shah.

Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat

"Selain itu, kami juga menemukan dalam studi lain, dalam beberapa bulan pertama setelah kematian, orang mungkin tidak konsisten minum obat rutin mereka, seperti obat penurun kolesterol atau aspirin," tambahnya. Semua hal ini berkontribusi terhadap risiko serangan jantung atau kekambuhan penyakit kardiovaskular.

Dr Iain Carey, peneliti senior di universitas yang sama mengatakan, "Kami melihat peningkatan kejadian serangan jantung atau risiko stroke dalam waktu satu bulan setelah pasangan seseorang meninggal. Nampaknya, ini adalah hasil dari respon fisiologis yang buruk  terkait kesedihan yang akut."

Dia juga menambahkan, "Pemahaman yang lebih baik dari faktor psikologis dan sosial terkait kejadian kardiovaskular akut, harus bisa mendorong kita mengupayakan pencegahan dan perawatan klinis yang lebih baik untuk orangtua kita yang sedang terguncang karena kehilangan pasangannya. "

Baca juga: Habisi Jurnalis Juwita di Atas Mobil, Oknum Anggota TNI AL Peragakan 33 Adegan

Penelitian lain juga melaporkan, kesepian dapat meningkatkan angka kematian dini pada orang tua. Penelitian ini mengungkapkan, bahwa kesepian ekstrim hampir setara dengan status sosial ekonomi yang kurang beruntung dalam hal menjadi faktor risiko untuk kematian dini.

Peneliti juga menceritakan tentang sebuah penelitian lain yang menunjukkan, bahwa kematian orang yang dicintai di masa kecil akan memengaruhi kesehatan mental orang yang bersangkutan ketika dia dewasa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Health

Kenali Tanda-tanda Hipertensi Setelah Lebaran

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

[KLARIFIKASI] Tidak Benar AC Masjid Meledak dan Tewaskan 20 Orang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Ucapan Idul Fitri 2025 dan Gambar Selamat Lebaran 1446 H buat Dikirim ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Cek fakta

INFOGRAFIK: Hoaks Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Diganti Bantuan Uang, Simak Faktanya

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Lifestyle

Bicara Pakai Bahasa Bayi Bisa Ganggu Perkembangan Anak, Simak Penjelasan Dokter

api-1 . CONTEXT-PERSON
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Twibbon Idul Fitri 2025 dan Poster Selamat Lebaran 1446 H, Simpel dan Keren

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 4 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 5 Desember 2024

api-1 . CONTEXT-EVENT
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Hitungan Jusuf Kalla Tarif Trump 32 Persen Berdampak 10 Persen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau