Salin Artikel

Banjir Rendam Jakarta, Ini Tips Aman Bersihkan Rumah Bebas Penyakit

KOMPAS.com - Banjir melanda sejumlah kawasan di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang pada Rabu (1/1/2020).

Banjir Jakarta hari ini disebabkan hujan deras mengguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya sejak Selasa (31/12/2019) malam.

Imbas banjir tak hanya melumpuhkan jalan dan akses transportasi. Di beberapa daerah, banjir juga mulai masuk ke rumah warga.   

Genangan air banjir dapat berpotensi menimbulkan sejumlah penyakit apabila tidak segera dibersihkan. 

Pasalnya, luapan air banjir berpotensi tercemar berbagai organisme penyakit. 

Oleh karena itu, Anda yang baru mengalami musibah banjir perlu memastikan kebersihan rumah.

Sebelum bersih-bersih

Melansir Goodhouse Keeping, membersihkan rumah dengan tepat dapat meminimalkan infeksi bakteri dan virus.

Selain itu, kita juga harus benar-benar memastikan furnitur rumah seperti karpet atau korden benar-benar kering agar terbebas dari jamur.

Sebelum mulai membersihkan rumah, pastikan kondisi dan situasinya sudah aman. Berikut kiat-kiatnya:

  • Cek sekeliling rumah

Setelah banjir surut, jangan langsung bergegas kembali ke rumah.

Periksa terlebih dahulu kabel listrik, gas, dan instalasi lainnya. Pastikan kondisinya benar-benar aman.

Tujuannya untuk meminimalisir risiko sengatan listrik dan mencegah ledakan gas yang membahayakan nyawa kita.

  • Cek bagian dalam rumah

Sebelum mulai membersihkan rumah, periksa apakah ada bagian rumah yang rusak dan membutuhkan tenaga profesional.

Periksa juga setiap sudut rumah untuk memastikan tidak ada hewan berbahaya seperti ular atau tikus.

Saat banjir biasanya hewan-hewan tersebut bisa bermunculan di rumah kita.

Jika ada temuan, segera hubungi tim penyelamat atau ahli untuk menangkapnya.

Setelah memastikan rumah aman dan siap dibersihkan, saatnya membersihkan rumah secara menyeluruh.

Melansir berbagai sumber, berikut kiat membersihkan rumah setelah banjir agar terbebas dari penyakit:

  • Gunakan pelindung khusus

Untuk melindungi diri dari kuman, virus, atau jamur, gunakan pelindung khusus. Hindari membersihkan tanpa pengaman.

Kenakan celana panjang, pakaian lengan panjang, sepatu bot, dan sarung tangan karet.
Tujuannya untuk mekindungi mata, hidung, dan paru-paru.

Beli kacamata dan masker N-95 di toko perkakas. Gunakan saat berada di daerah banjir atau membersihkan jamur.

Saat proses pembersihan, pastikan sirkulasi udara berjalan baik karena cairan pembersih dan ruangan yang lembab dapat mengganggu sistem pernapasan.

Buka jendela dan gunakan kipas untuk sirkulasi udara yang baik selama proses pembersihan.

Selalu cuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih tangan disinfektan setelah selesai bersih-bersih.

  • Membersihkan kuman dan bakteri

Gunakan sabun atau produk pembersih dengan disinfektan untuk membunuh kuman.

Jangan sekali-kali mencampur pemutih dengan bahan pembersih lainnya dalam ember yang sama.

Bersihkan setiap permukaan furnitur, piring, gelas, dan perabotan dapur lainnya dengan disinfektan sebelum digunakan.

Singkirkan semua perabotan yang terbuat dari kayu jika benar-benar terendam banjir. Agar tidak jadi tempat tumbuh jamur dan bakteri.

Semprot kotoran yang menempel di dinding dan perabot rumah tangga dengan air panas yang dicampur detergen dan disinfektan.

Setelah itu, bilas beberapa kali sampai bersih dan keringkan sampai benar-benar kering.

Cuci dengan detergen dan air hangat barang-barang berbasis kain misalkan pakaian, sarung bantal dan guling, dan seprai. 

  • Cegah paparan jamur

Paparan jamur bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. Oleh karena itu, kita harus mencegah pertumbuhannya.

Segera keluarkan barang-barang yang basah, seperti tirai, karpet, dan selimut untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Kasur dan matras yang kebanjiran lebih dari 48 jam kemungkinan sulit untuk bisa kering sepenuhnya. Disarankan barang tersebut disingkirkan.

Untuk dinding, awali dengan membersihkan bagian bawah atau yang paling parah terendam banjir.

Kita juga bisa menyingkirkan jamur dengan menggosok permukaannya dengan alkohol.

Pantau pertumbuhan jamur dan bau tak sedap selama beberapa hari sampai rumah siap ditempati.

  • Hindari tumpukan sampah

Tumpukan sampah akan menyebabkan bahaya kesehatan lain dengan menarik perhatian hewan dan serangga.

Oleh karena itu, jangan segan membuang barang-barang yang memang tidak bisa diselamatkan.

Tergantung pada tingkat keparahannya, beberapa barang masih bisa diselamatkan dengan mencucinya di laundry atau tempat cuci khusus.

Singkirkan makanan dan hal lain yang bisa cepat rusak atau kedaluwarsa. Misalkan make up, obat-obatan, dan perlengkapan mandi.

Semua makanan kaleng yang masih dalam keadaan baik wajib dicuci sampai bersih dan disterilkan kembali.

https://health.kompas.com/read/2020/01/01/130000268/banjir-rendam-jakarta-ini-tips-aman-bersihkan-rumah-bebas-penyakit

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.