Salin Artikel

Stres Bisa Sebabkan Demam, Kok Bisa?

Melansir Nature, respons saat stres tersebut secara alami diciptakan untuk memberikan kode pada tubuh, ada bahaya yang akan terjadi.

Selain beberapa gejala di atas, seseorang juga bisa mengalami demam. Demam saat stres disebut demam psikogenik.

Bagaimana stres bisa memicu demam?

Melansir Better Help, demam kerap dianggap sesuatu yang negatif.

Begitu suhu tubuh melonjak, banyak orang buru-buru mencari obat penurun demam. Padahal demam adalah cara alami tubuh menangkal penyakit.

Demam merupakan bentuk mekanisme sistem daya tahan tubuh saat menghadapi ancaman seperti saat terjadi stres atau serangan bakteri atau virus.

Sayangnya, tubuh dan otak kerap tidak mengenali perbedaan penyebabnya. Apapun biang demam, reaksi tubuh bisa sama.

Saat stres, otak akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Kondisi tersebut memicu keluarnya keringat, pusing, jantung berdebar-debar, sampai stres.

Beda demam saat stres dan infeksi penyakit

Kendati sama-sama menyebabkan kenaikan suhu tubuh di atas normal, demam saat stres dan tubuh terinfeksi bakteri atau virus gejalanya berbeda.

Demam karena stres atau demam psikogenik biasanya ditandai dengan gejala demam tinggi yang terjadi secara tiba-tiba.

Demam jenis ini tidak gampang turun kendari sudah diberi obat penurun demam yang dijual secara bebas di pasaran.

Sementara pada demam biasa, umumnya suhu tubuh dapat kembali normal begitu sudah diberi obat penurun panas.

Perlukah mengobati demam karena stres?

Demam karena stres bisa hilang dengan sendirinya, beberapa saat setelah stres mereda.

Cara terbaik untuk mengatasi demam psikogenik bukanlah dengan obat. Melainkan mengatasi sumber stres atau kecemasan.

Misalkan saat anak-anak mengalami demam ketika musim ujian. Solusinya, coba bangun lingkungan belajar di rumah yang santai dan tenang.

Jika orang dewasa yang mengalami demam karena stres, coba redakan dengan meditasi atau mencari bantuan tenaga profesional kesehatan mental.

https://health.kompas.com/read/2020/04/10/160000368/stres-bisa-sebabkan-demam-kok-bisa

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.