Salin Artikel

Bolehkah Makan Nanas Bagi Penderita Asam Lambung?

KOMPAS.com - Asam lambung naik adalah kondisi yang tidak menyenangkan. Gejala yang mungkin Anda alami adalah sensasi terbakar atau iritasi di kerongkongan setelah makan.

Hal ini terjadi ketika katup esofagus bagian bawah gagal menutup sehingga asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi tidak nyaman.

Kondisi ini kerap dialami oleh ibu hamil. Melansir dari Healthline, satu dari tiga orang dewasa juga mengalami hal ini setiap bulannya.

Salah satu penyebab naiknya asam lambung adalah makanan.

Jika Anda mengidap gastroesophageal reflux disease (GERD), dokter mungkin mengajurkan untuk menghindari jenis makanan tertentu untuk mencegah asam lambung naik.

Salah satu makanan yang sering disarankan untuk dihindari adalah nanas.

Sejumlah ahli berpendapat nanas bersifat asam sehingga dapat memicu naiknya asam lambung.

Skala pH nanas biasanya di antara 3 hingga 4. Artinya buah ini bersifat sangat asam.

Meski begitu, apakah nanas dapat memicu naiknya asam lambung, sebenarnya berbeda pada tiap orang.

Beberapa pakar percaya, meskipun nanas bersifat asam tapi buah ini juga memiliki efek alkali.

Efek ini mungkin bermanfaat bagi orang yang kerap mengalami asam lambung naik.

Selain itu, nanas mengandung enzim bromelain yang bersifat anti-inflamasi dan anti-kanker.

Banyak orang percaya, enzim ini dapat mengurangi pembengkakan, memar, hingga rasa sakit.

Nanas juga memiliki kandungan serat dan air yang tinggi. Kandungan ini diperkirakan dapat membantu mencegah sembelit dan meningkatkan pencernaan yang sehat.

Perawatan asam lambung naik

Walaupun masih menuai pro dan kontra terkait konsumsi nanas, para penderita asam lambung bisa mencoba mengatasi gangguan pencernaan ini dengan beberapa perawatan.

Penderita asam lambung bisa mengatasi dengan meminum antasida. Obat ini dapat membantu meringankan gejala asam lambung dalam waktu cukup singkat.

Tapi, untuk jangka panjang, penderita asam lambung perlu mengubah gaya hidup.

Olahraga lebih sering, makan dalam porsi lebih kecil tapi sering dan menghindari ngemil larut malam perlu dilakukan.

Jika asam lambung terus menerus kambuh, dokter mungkin menyarankan perawatan lanjutan seperti penghambat H2 atau tindakan pembedahan sebagai pilihan terakhir.

https://health.kompas.com/read/2020/08/21/150300568/bolehkah-makan-nanas-bagi-penderita-asam-lambung-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.