Salin Artikel

Kolesterol Tinggi? Lakukan 5 Perubahan Gaya Hidup Ini

KOMPAS.com - Kolesterol kerap kali dicap sebagai zat jahat penyebab munculnya berbagai penyakit berbahaya.

Padahal tidak demikian jika kadar kolesterol di dalam tubuh dalam batas normal.

Melansir Health Line, kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh dengan beragam fungsi, seperti:

Tapi, jika kadarnya terlalu tinggi, kolesterol dalam aliran darah bisa sangat berbahaya bagi tubuh.

Kelebihan kolesterol bisa menyebabkan zat ini bereaksi dengan zat-zat lain dalam tubuh dan mungkin akan mengendap dalam pembuluh darah arteri.

Pada gilirannya, kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung maupun serangan jantung.

Selain penyakit jantung koroner, tingkat kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit stroke dan buruknya sirkulasi darah.

Melansir laman resmi Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, kadar kolesterol normal yang baik adalah <200 mg/dL untuk orang dewasa.

Sementara, kadar kolesterol total (gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida) yang mencapai angka 200-239 mg/dL masuk kategori agak tinggi.

Sedangkan, kadar kolesterol yang mencapai angka >249 mg/dL dapat dikatakan kolesterol tinggi.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika dalam dalam tes ternyata diketahui kadar kolesterol sudah tinggi?

Melansir Mayo Clinic, pengobatan medis dapat ditempuh untuk membantu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

Tetapi, jika Anda lebih suka melakukan perubahan gaya hidup terlebih dahulu untuk menekan kadar kolesterol, Anda punya pilihan.

Sementara, jika Anda sudah minum obat kolesterol, beberapa perubahan gaya hidup berikut bisa meningkatkan efek penurun kolesterol:

1. Makan makanan yang menyehatkan jantung

Beberapa perubahan dalam diet dapat mengurangi kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Berikut ini pola makan yang dianjurkan bagi pengidap kolesterol tinggi:

  • Kurangi lemak jenuh

Lemak jenuh yang ditemukan terutama dalam daging merah dan produk susu berlemak penuh dapat meningkatkan kolesterol total.

Oleh sebab itu, mengurangi konsumsi lemak jenuh dianjurkan untuk menekan asupan kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

  • Hilangkan lemak trans

Lemak trans, terkadang tercantum pada label makanan sebagai "minyak nabati terhidrogenasi parsial", sering digunakan dalam margarin, kerupuk, dan kue yang dibeli di toko.

Lemak trans perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan.

  • Makan makanan yang kaya asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 tidak mempengaruhi kolesterol LDL.

Zat ini malah memiliki manfaat kesehatan jantung, termasuk mengurangi tekanan darah.

Makanan yang mengandung omega-3 tinggi, antara lain yakni salmon, mackerel, herring, kenari, dan biji rami.

  • Tingkatkan serat larut

Serat larut dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah.

Serat larut ditemukan dalam makanan seperti oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel dan pir.

2. Olahraga rutin

Olahraga atau aktivitas fisik sedang terbukti dapat membantu meningkatkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik untuk melawan kolesterol jahat dalam tubuh.

Dengan persetujuan dokter, lakukan latihan setidaknya 30 menit lima kali seminggu atau aktivitas aerobik yang kuat selama 20 menit tiga kali seminggu.

Menambahkan aktivitas fisik, bahkan dalam interval pendek beberapa kali sehari juga dapat membantu menurunkan berat badan yang baik untuk pengendalian kolesterol.

Beberapa olahraga yang bisa dipertimbangkan untuk dilakukan, yakni:

  • Jalan-jalan cepat setiap hari selama jam makan siang
  • Mengendarai sepeda untuk bekerja
  • Memainkan olahraga favorit

Agar tetap termotivasi, pertimbangkan mencari teman olahraga atau bergabung dengan kelompok olahraga.

3. Berhenti merokok

Berhenti merokok adalah cara yang baik untuk meningkatkan kolesterol baik dan menekan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Manfaatnya bisa terjadi dengan cepat:

4. Menurunkan berat badan

Obesitas atau memiliki berat badan berlebih terbukti bisa berkontribusi pada kolesterol tinggi.

Oleh sebab itu, penurunan berat badan dianjurkan jika Anda mengalami masalah kesehatan ini.

Jika Anda sering minum minuman manis, ganti ke air putih.

Apabila pada suatu ketika Anda menginginkan sesuatu yang manis, cobalah untuk mengambil buah saja.

Selain mengatur pola makan, cari cara untuk memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam rutinitas harian Anda demi penurunan berat badan, seperti menggunakan tangga daripada menggunakan lift atau parkir lebih jauh dari kantor.

Anda juga bisa jalan-jalan saat istirahat di tempat kerja.

5. Minum alkohol hanya dalam jumlah sedang

Jika Anda sering minum alkohol dalam jumlah besar, coba kurangi mulai dari sekarang.

Penggunaan alkohol dalam jumlah sedang telah dikaitkan dengan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi.

Sedangkan jika Anda belum pernah menegak alkohol, jangan pernah untuk mencobanya demi kesehatan.

Terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan stroke.

Pada beberapa kasus, terkadang perubahan gaya hidup sehat tidak cukup untuk menurunkan kadar kolesterol.

Jika dokter merekomendasikan obat untuk membantu menurunkan kolesterol Anda, ambillah sesuai resep sambil melanjutkan perubahan gaya hidup.

Perubahan gaya hidup dapat membantu Anda menjaga dosis obat tetap rendah.

https://health.kompas.com/read/2020/09/23/133100468/kolesterol-tinggi-lakukan-5-perubahan-gaya-hidup-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.