Salin Artikel

Yang Terjadi Pada Tubuh saat Kita Tidur

KOMPAS.com - Selain rutin olahraga dan pola makan sehat, tidur juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Saat tidur, tubuh akan mengembalikan energi dan membersihkan racun-racun dalam tubuh.

Tidur juga membantu pergantian sel dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Sebaliknya, kurang tidur bisa berdampak buruk pada kesehatan kita, seperti memicu risiko diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan depresi.

Yang terjadi pada tubuh saat tidur

Tubuh memiliki mekanisme alami yang mengontrol kapan kita merasa lelah dan siap tidur atau kapan kita akan terbangun.

Mekanisme tersebut dikenal dengan istilah ritme sirkadian yang bekerja penuh selama 24 jam.

Selain itu, kapan kita tidur juga ditentukan oleh adenosin, atau senyawa organik yang diproduksi otak.

Tingkat adenosin meningkat sata kita beraktivitas sepanjang hari dan memicu rasa lelah. Saat kita tidur, tubuh akan memecah senyawa tersebut.

Ritme sirkadian yang mengatur waktu tidur juga dipengaruhi oleh cahaya. Area hipotalamus pada otak bertugas memproses sinyal saat mata terpapar cahaya alami atau buatan.

Sinyal-sinyal ini akan membantu otak untuk menentukan apakah hari sudah siang atau malam.

Saat tidak mendapatkan paparan cahaya, tubuh akan melepaskan melatonin yang memicu rasa kantuk.

Sebaliknya, tubuh akan melepaskan kortisol yang memicu energi dan kewaspadaan saat terpapar cahaya.

Tahap tidur

Saat kita tidur, sikulus tubuh akan dibagi menjadi empat tahap, sebagai berikut:

- Tahap 1 atau tidur non-REM (Rapid Eye Movement)

Tahap pertama ini menandai transisi antara terjaga dan tidur. Fase ini akan memicu tidur ringan.

Otot-otot akan rileks dan detak jantung, pernapasan, gelombang otak serta gerakan mata mulai melambat. Tahap ini biasanya akan berlangsung dalam hitungan menit.

- Tahap 2 non-REM

Tahap kedua ditandai dengan tidur yang lebih nyenyak karena detak jantung dan tingkat pernapasan terus melambat dan otot menjadi lebih rileks.

Gerakan mata akan berhenti dan suhu tubuh akan turun. Tahap kedua merupakan tahap terlama dari empat tahap tidur.

- Tahap 3 non-REM

Tahap ini memainkan peran penting yang akan membuat kita merasa segar dan waspada aat bangun.

Pada tahap ini, detak jantung, pernapasan, dan aktivitas gelombang otak semuanya mencapai tingkat terendah. Otot-otot pun akan menjadi rileks sebagaimana mestinya.

- Tahap REM

Tahap ini biasnaya berlangsung sekitar 90 menit usai tertidur. Pada tahap ini, denyut pernapasan, detak jantung, dan tekanan darah akan mulai meningkat.

Seseorang biasanya akan bermimpi saat memasuki fase tidur ini.

Pentingnya tidur untuk kesehatan

Orang dewasa rata-rata membutuhkan waktu tidur sekitar tujuh jam setiap malam.

Jumlah tidur yang kurang akan menyebabkan dampat negatif serius pada kesehatan.

Beberapa penelitian menunjukkan kurang tidur membuat orang sulit fokus, berkurangnya kognisi, dan perubahan suasana hati.

Selain itu, kurang tidur juga bisa memicu risiko penyakit kronis, seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, gangguan kesehatan mental, dan kematian dini.

https://health.kompas.com/read/2020/10/17/193500668/yang-terjadi-pada-tubuh-saat-kita-tidur

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Oligomenore
Oligomenore
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.