KOMPAS.com - Penyakit paru interstisial atau interstitial lung disease (ILD) adalah kelompok penyakit paru-paru yang ditandai dengan peradangan dan pertumbuhan jaringan parut di jaringan intertisial.
Jaringan intertisial adalah jaringan yang mengelilingi kantung udara paru-paru (alveoli), pembuluh darah, dan saluran pernapasan.
Penyakit paru interstisial dapat bervariasi dari orang ke orang tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya.
Melansir Health Line, penyakit paru interstisial datang dalam lebih dari 200 jenis yang berbeda.
Beberapa di antaranya adalah:
Perkembangan penyakit paru intertisial biasanya berlangsung lambat.
Tapi, dalam kasus lain, penyakit ini juga dapat memburuk dengan cepat.
Gejala penyakit paru interstisial
Gejala penyakit paru interstisial yang sering juga disebut sebagai fibrosis paru ini dapat berkisar dari ringan hingga parah.
Melansir Cleveland Clinic, kebanyakan orang dengan penyakit paru interstisial memiliki gejala yang membuat sulit bernapas.
Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit paru interstisial yang perlu diwaspadai:
Siapa saja yang mencurigai mengalami gejala penyakit paru interstisial penting untuk dapat berkonsultasi dengan dokter.
Dokter bisa membantu memastikan penyebab keluhan yang terjadi dan memberikan saran pengobatan terbaik.
Cara mendiagnosis penyakit paru interstisial
Karena ada banyak jenis penyakit paru interstisial, dokter biasanya akan menggunakan banyak metode untuk mendiagnosisnya.
Di antaranya sebagai berikut:
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan mengambil sampel jaringan paru-paru.
Tes jaringan yang disebut sebagai biopsi ini dapat mengidentifikasi lebih lanjut jenis penyakit paru interstisial.
Selama biopsi, dokter mengambil sampel kecil jaringan dari paru-paru dan mempelajarinya di bawah mikroskop untuk membantu mengidentifikasi jenis penyakit paru interstisial pada pasien.
https://health.kompas.com/read/2021/11/04/060300668/5-gejala-penyakit-paru-interstisial-yang-perlu-diwaspadai