Salin Artikel

Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Covid-19

Namun, ada beberapa karakteristik ciri-ciri sakit DBD dan Covid-19 yang khas dan hanya dirasakan penderita penyakit ini.

Sebelum menyimak beberapa perbedaan gejala demam berdarah dan Covid-19, kenali dulu penyebab dan penularan kedua penyakit menular ini.

Penyebab dan penularan demam berdarah dan Covid-19

Melansir laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), penyebab demam berdarah yakni infeksi virus dengue.

Seseorang bisa tertular penyakit ini ketika digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue.

Setelah terpapar virus dengue, seseorang bisa merasakan gejala penyakitnya dalam waktu 3-10 hari kemudian, umumnya selang 5-7 hari.

Sedangkan coronavirus disease 2019 atau Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus SARS-CoV-2.

Penyakit ini bisa menular lewat cipratan cairan dari saluran pernapasan ketika penderita Covid-19 batuk, bersin, atau berbicara tanpa masker.

Setelah tertular Covid-19, seseorang umumnya merasakan gejala penyakit dalam rentang waktu 14 hari, umumnya selang 4-5 hari kemudian.

Gejala demam berdarah

Ada beberapa gejala DBD yang paling sering dirasakan pengidapnya, antara lain:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Bagian belakang bola mata terasa nyeri
  • Nyeri otot dan sendi
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam

Ketika dilakukan tes darah, biasanya jumlah sel darah putih penderita DBD turun di bawah normal.

Pada fase kritis atau puncak infeksi DBD, penderita biasanya merasakan sakit perut atau perut sakit saat ditekan, muntah terus-menerus, mimisan atau gusi berdarah, badan lemas, dan livernya sedikit bengkak.

Fase ini biasanya terjadi dalam waktu dua hari setelah demam, atau di hari ketiga sampai ketujuh sejak gejala demam berdarah pertama muncul.

Gejala Covid-19

Sejumlah gejala Covid-19 mirip dengan demam berdarah. Tapi, ada juga tanda khas penyakit ini.

Berikut beberapa gejala Covid-19 yang kerap dirasakan penderitanya:

  • Demam
  • Badan menggigil kedinginan
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Badan terasa lemas
  • Nyeri otot atau sendi
  • Sakit kepala
  • Hidung tidak bisa mencium bau atau anosmia
  • Lidah tidak peka rasa
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Mual dan muntah
  • Diare

Gejala Covid-19 yang dirasakan setiap pengidapnya berbeda-beda, tergantung organ terdampak dan tingkat keparahan penyakit.

Tanda bahaya gejala demam berdarah

Setiap orang perlu waspada jika mendapati tanda bahaya gejala demam berdarah, seperti:

  • Sakit perut hebat
  • Muntah lebih dari tiga kali sehari
  • Mimisan dan gusi berdarah
  • Muntah berdarah atau buang air besar ada darahnya
  • Badan terasa lemas dan gelisah

Segera bawa penderita ke rumah sakit agar diberikan pertolongan medis yang tepat.

Biasanya, penyakit ini riskan memburuk selang satu sampai dua hari setelah demam tinggi suhunya mulai turun.

Tanda bahaya gejala Covid-19

Anda perlu waspada apabila mendapati tanda bahaya gejala Covid-19, seperti:

  • Sesak napas
  • Dada terasa nyeri atau tertekan
  • Kebingungan
  • Tidak bisa beranjak dari tempat tidur atau ingin pingsan
  • Kulit, bibir, atau telapak tangan dan kaki tampak pucat

Segera bawa penderita ke rumah sakit agar diberika pertolongan medis darurat. Jangan lupa untuk memberitahukan tenaga kesehatan bahwa penderita bergejala Covid-19.

https://health.kompas.com/read/2021/11/26/120100068/perbedaan-gejala-demam-berdarah-dbd-dan-covid-19

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.