Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tanda-tanda Kanker Mata yang Perlu Diwaspadai

KOMPAS.com - Kanker mata dapat terjadi di salah satu struktur mata.

Melansir dari Medical News Today, kondisi ini dapat dimulai di mata, yang disebut kanker intraokular primer.

Selain itu, kondisi ini juga bisa berasal dari penyebaran kanker di area lain dari tubuh yang dikenal sebagai kanker intraokular sekunder.

Kanker mata ditemukan di salah satu dari tiga bagian utama mata.

Pada dasarnya, bagian yang pertama adalah bola mata yang diisi dengan zat seperti jeli yang disebut humor vitreous. Bola mata terdiri dari tiga lapisan:

  • sklera, yang merupakan dinding luar
  • uvea, yang memberikan nutrisi untuk mata
  • retina, yang mengirimkan informasi dari mata ke otak

Uvea adalah bukaan sentral di iris dan berisi badan siliaris yang mengontrol bentuk lensa dan memfokuskan mata, dan koroid, yang berisi sel-sel berpigmen dan jaringan ikat.

Bagian lain dari mata adalah orbit, yakni jaringan dan tulang yang mengelilingi bola mata.

Bagian ketiga terdiri dari struktur adneksa yang meliputi kelopak mata dan kelenjar air mata.

Para ilmuwan sedang mempelajari cara-cara ketika perubahan DNA di dalam gen menyebabkan kanker mata.

Perubahan DNA dapat mengaktifkan onkogen.

Kondisi ini dapat membantu sel kanker tumbuh dan membelah atau mematikan gen supresor tumor yang membunuh sel kanker atau memperlambat pertumbuhan.

Perubahan ini memungkinkan sel-sel sehat tumbuh tak terkendali dan membentuk tumor.

Jenis kanker mata

Kanker mata jarang terjadi.

Jenis kanker intraokular primer yang paling umum bervariasi antara orang dewasa dan anak-anak.

Pada orang dewasa, jenis yang paling umum adalah melanoma.

Melanoma intraokular dimulai pada sel berpigmen yang memberi warna pada mata.

Melanoma uvea bertanggung jawab atas 85 persen dari semua kanker intraokular primer, dengan 85-90 persen tumor terjadi di koroid.

Melanoma konjungtiva adalah jenis yang kurang umum pada orang dewasa dan mempengaruhi lapisan tipis dan bening di atas sklera.

Jenis kedua yang paling umum pada orang dewasa adalah limfoma non-Hodgkin (limfoma intraokular primer).

Ini biasanya hanya terjadi pada orang dengan kondisi sistem kekebalan tubuh.

Orbital dan adneksa adalah kanker mata primer lainnya yang kurang umum pada orang dewasa.

Pada anak-anak, jenis kanker mata primer yang paling umum adalah retinoblastoma.

Bentuk paling umum kedua adalah medulloepithelioma, tetapi sangat jarang.

Kanker intraokular sekunder lebih umum daripada kanker intraokular primer.

Misalnya sekitar 90 persen melanoma okular dimulai di kulit.

Sumber asal umum lainnya adalah payudara atau paru-paru.

Namun, kanker kulit masih bisa menjadi kanker primer jika terjadi pada kelopak mata.

Tanda-tanda kanker mata

Banyak orang dengan kanker mata mungkin tidak memiliki gejala sampai tumor lebih lanjut.

Tanda dan gejala yang harus dilaporkan seseorang ke profesional kesehatan meliputi:

  • penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan secara tiba-tiba
  • floaters, yaitu bintik yang bergerak di sekitar bidang penglihatan, atau kilatan cahaya
  • kehilangan bidang visual
  • bintik hitam yang tumbuh di iris
  • perubahan ukuran atau bentuk pupil
  • perubahan posisi bola mata
  • mata menonjol
  • mengubah cara mata bergerak

Jarang ada rasa sakit dengan kanker mata kecuali tumornya besar.

Gejala-gejala ini mungkin terkait dengan kondisi lain dan belum tentu mengindikasikan kanker.

Seorang profesional kesehatan dapat menggunakan tes berikut untuk mendiagnosis kanker mata:

  • oftalmoskopi
  • USG
  • angiografi fluorescein
 

https://health.kompas.com/read/2021/12/26/120000068/tanda-tanda-kanker-mata-yang-perlu-diwaspadai

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke