Salin Artikel

11 Penyebab Mata Panda, Tak Selalu Kurang Tidur

Hal itu kurang tepat. Beragam masalah kesehatan sampai kondisi fisik tertentu juga bisa memengaruhi terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata.

Seperti diketahui, mata panda kerap dianggap mengganggu penampilan. Terutama bagi orang dengan kondisi wajah yang cerah, karena lingkaran hitam di bawah mata ini semakin kentara.

Meskipun dirasa mengganggu, tapi sebenarnya mata panda bukanlah masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Simak penyebab sampai cara mencegah masalah mata panda berikut ini.

Penyebab mata panda

Ada beberapa kemungkinan penyebab mata panda yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Kurang tidur

Dilansir dari All About Vision, kurang tidur bisa menyebabkan kulit tampak kusam, termasuk di bawah mata. Kondisi ini juga membuat terbentuknya kantung di bawah mata dan dapat memberikan bayangan lingkaran hitam, seperti mata panda.

  • Penuaan

Seiring bertambahnya usia, kolagen di kulit bakal menipis. Kondisi ini membuat pembuluh darah di bagian bawahnya semakin kentara, serta area di bawah mata tampak lebih gelap.

  • Alergi

Ketika terkena alergi, tubuh bakal melepaskan zat kimia yang disebut histamin. Kondisi ini membuat pembuluh darah melebar dan bagian bawah mata terlihat lebih gelap.

  • Mata gatal

Gatal pada area mata tanpa disadari kerap membuat seseorang menggaruk-garuk area di seputar mata. Apabila gesekan atau garukan di mata ini berlebihan, pembuluh darah di bawah kulit dekat mata bisa pecah dan terbentuk lingkaran hitam di sekitar mata.

  • Trauma atau cedera

Kecelakaan karena cedera atau trauma di dekat mata bisa memicu memar dan membentuk lingkaran hitam di sekitar mata. Selain itu, kondisi sejenis juga bisa muncul karena efek samping operasi kosmetik wajah, gigi, atau sinus.

  • Kekurangan cairan

Hidrasi atau menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh penting untuk kesehatan dan penampilan. Ketika tubuh kekurangan cairan, bagian bawah mata bisa terlihat lebih cekung dan warnanya jadi lebih gelap.

  • Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi atau terbentuknya bercak kulit yang lebih gelap bisa muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk kulit area mata. Kondisi ini bisa dipengaruhi paparan sinar matahari berlebihan, hormon, dll.

  • Kekurangan zat besi

Kadar zat besi yang berada di bawah kisaran normal bisa mengganggu sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini juga bisa memengaruhi jaringan mata dan memicu mata panda.

  • Paparan rokok

Paparan karbon monoksida dari rokok membuat area kulit yang tipis, seperti di bagian bawah mata, terlihat lebih gelap. Selain itu, merokok juga bisa mempercepat penuaan sehingga orang jadi lebih berisiko terkena mata panda.

  • Konsumsi alkohol berlebihan

Dilansir dari Insider, minum alkohol berlebihan bisa membuat pembuluh darah di bawah mata melebar. Kondisi ini membuat lingkaran hitam di bawah mata terlihat lebih kentara.

  • Faktor genetika

Di beberapa kasus, penyebab mata panda juga bisa terkait faktor genetika atau keturunan. Orang yang punya saudara atau orangtua dengan mata panda biasanya juga rentan mengalami kondisi serupa.

Cara mencegah mata panda

Dari penjabaran beberapa penyebab mata panda di atas, sebagian masalah ini terkait faktor yang bisa dikendalikan.

Dilansir dari Medical News Today, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah mata panda, antara lain:

  • Upayakan untuk tidur berkualitas minimal tujuh jam di malam hari
  • Kontrol stres
  • Jaga pola makan bergizi lengkap dan seimbang untuk mencegah anemia
  • Gunakan tabir surya apabila beraktivitas di luar ruangan
  • Lindungi area mata dengan kacamata yang dilengkapi dengan pelindung UV
  • Setop merokok
  • Minimalkan atau hindari minum minuman beralkohol

Lakukan beberapa langkah pencegahan mata panda di atas untuk mengantisipasi terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata.

https://health.kompas.com/read/2022/03/17/190100968/11-penyebab-mata-panda-tak-selalu-kurang-tidur

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.