Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tanda-tanda Gangguan Pencernaan dan Potensi Penyakitnya

KOMPAS.com - Ketika kita mengalami gangguan pencernaan, tanda-tandanya bisa muncul dari kondisi perut atau perubahan buang air besar.

Manusia memiliki saluran untuk mencerna makanan yang disebut saluran gastrointestinal (GI), terdiri dari mulut, lambung, usus halus, usus besar.

Bersama dengan hati, kantong empedu, dan pankreas, organ-organ ini bekerja untuk menyerap nutrisi dan membuang limbah sisa makanan.

Mengutip Medline Plus, gangguan pada proses tersebut dapat ditandai dengan kondisi berikut:

Tanda-tanda gangguan pencernaan ini dapat mencerminkan penyakit dari ringan hingga serius yang mendasarinya, meliputi:

Jenis

Mengutip Cleveland Clinic, penyakit saluran pencernaan tersebut bisa dibedakan dalam dua ketegori, yaitu fungsional dan struktural.

Penyakit saluran pencernaan fungsional adalah penyakit di mana saluran pencernaan terlihat normal saat diperiksa, tetapi tidak berfungsi dengan benar.

Contoh umum penyakit saluran pencernaan fungsional meliputi:

Penyakit saluran pencernaan struktural adalah penyakit di mana usus Anda terlihat tidak normal saat diperiksa dan juga tidak berfungsi dengan baik.

Terkadang, penyakit saluran pencernaan struktural perlu ditangani dengan pembedahan.

Contoh umum penyakit saluran pencernaan struktural meliputi:

Diagnosis

Untuk mengetahui apakah tanda-tanda gangguan pencernaan Anda termasuk penyakit ringan atau serius, perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Mengutip Medical News Today, dokter biasanya akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda saat melakukan pemeriksaan, seperti:

Selanjutnya, sejumlah tes dapat dilakukan, seperti:

  • Tes darah: yang dapat membantu mendeteksi penyakit celiac, peradangan, atau tanda-tanda infeksi
  • Tes tinja: yang dapat mendeteksi peradangan dan memeriksa bakteri di usus
  • Endoskopi: cara yang dipakai dengan memasukkan kamera kecil ke kerongkongan untuk memeriksa saluran pencernaan bagian atas
  • Kolonoskopi: cara yang dipakai dengan memasukkan kamera kecil ke dalam rektum untuk memeriksa saluran pencernaan bagian bawah
  • Tes napas laktulosa: yang digunakan dokter untuk mendiagnosis SIBO (small intestinal bacterial overgrowth)
  • Pencitraan medis, seperti: CT scan, ultrasound, dan sinar-X.

Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan profesional medis yang berbeda untuk mendapatkan diagnosis.

Misalnya, Anda berkonsultasi dengan dokter perawatan primer, dilanjut ahli gastroenterologi atau ahli gizi juga.

https://health.kompas.com/read/2022/09/04/133000868/tanda-tanda-gangguan-pencernaan-dan-potensi-penyakitnya

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke