Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

8 Gejala Gagal Ginjal pada Anak yang Pantang Disepelekan

Gagal ginjal pada anak terjadi ketika fungsi ginjal menurun signifikan sampai tidak dapat bekerja.

Dilansir dari Kid’sHealth, fungsi ginjal utamanya untuk menyaring racun dan kotoran dari tubuh, mengontrol cairan di dalam tubuh, dan mengeluarkan limbah dari tubuh lewat urine.

Selain itu, ginjal juga mengatur tekanan darah, produksi sel darah merah, dan kadar kalsium serta mineral di dalam tubuh.

Ketika ginjal tidak bisa bekerja secara normal, munculah gejala gagal ginjal pada anak.

Penyebab gagal ginjal pada anak bisa berasal dari infeksi, cedera, syok, gagal jantung, keracunan, overdosis obat, kelainan bawaan, atau penyakit ginjal kronis yang tidak diobati sampai tuntas.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, kenali beberapa gejala gagal ginjal pada anak yang biasanya kerap terlambat disadari.

Gejala gagal ginjal pada anak

Ada banyak keluhan yang disampaikan orangtua ketika membawa buah hatinya yang terkena gagal ginjal. Berikut beberapa gejala gagal ginjal pada anak yang perlu diwaspadai:

  • Muntah-muntah dan tidak nafsu makan

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak yang fungsi ginjalnya menurun drastis bisa mengalami mual, muntah-muntah parah, dan tidak nafsu makan. Kondisi ini dipengaruhi peningkatan kadar ureum di dalam darah.

  • Pucat

Penderita gagal ginjal pada anak biasanya juga terlihat pucat. Hal itu disebabkan rusaknya ginjal menurunkan produksi sel darah merah secara signifikan. Akibatnya, anak mengalami anemia berat.

  • Badan lemas dan kelelahan

Orangtua juga perlu waspada jika anak sering lemas dan badannya sering kelelahan padahal aktivitas fisik minim dan sudah cukup istirahat. Penderita gagal ginjal bisa merasa kelelahan karena penumpukan ureum di dalam darah.

  • Tumbuh kembang terganggu

Penyakit gagal ginjal pada anak juga bisa menyebabkan tumbuh kembang si kecik terganggu. Anak bisa mengalami keterlambatan mencapai tonggak tumbuh kembangnya, sampai telat pubertas. Hal itu dipengaruhi menurunnya nafsu makan anak selama ginjal tidak berfungsi.

  • Urine tidak keluar atau kencing berlebihan

Dilansir dari Children’s Hospital of Philadelphia, urine tidak keluar atau kencing berlebihan juga bisa jadi salah satu gejala gagal ginjal pada anak yang sifatnya akut dan kronis. Di beberapa kasus, urine ini berwarna merah.

  • Beberapa bagian tubuh bengkak

Ketika ginjal tidak bisa berfungsi optimal, cairan bakal menumpuk di beberapa bagian tubuh. Pembengkakan ini bisa terlihat di wajah dan bagian tubuh lainnya.

  • Teraba benjolan di perut

Tanda gagal ginjal pada anak lainnya yakni muncul massa atau benjolan di perut atau kandung kemih. Benjolan ini bisa terasa ketika diraba.

  • Infeksi saluran kencing berulang

Ciri-ciri gagal ginjal pada anak lainnya yakni infeksi saluran kencing berulang. Kondisi ini terjadi lantaran sistem saluran kencing sampai ginjal bermasalah.

Cara mendeteksi gagal ginjal pada anak

Jika orangtua mendapat gejala gagal ginjal pada anak di atas, ada baiknya buah hati segera dibawa periksa ke dokter.

Dokter bisa mendeteksi masalah kesehatan ini setelah melakukan pemeriksaan fisik, mengecek riwayat gejala penyakit, melihat hasil tes darah, urine, sampai USG ginjal.

https://health.kompas.com/read/2022/10/15/090100168/8-gejala-gagal-ginjal-pada-anak-yang-pantang-disepelekan

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke