Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Cara Mencegah Kanker Vagina yang Perlu Diketahui Wanita

KOMPAS.com - Cara terbaik untuk mencegah kanker vagina adalah menghindari faktor risiko yang diketahui dan segera mengobati kondisinya sejak dini (pra-kanker).

Mengutip Cleveland Clinic, penyakit yang mengancam wanita ini bisa dimulai di vagina langsung dan bagian tubuh lain (seperti kanker serviks dan kanker rahim).

Kanker vagina adalah kanker langka. Sekitar 1 dari 100.000 wanita didiagnosis menderita kanker vagina.

Kanker vagina hanya menyumbang 1-2 persen dari kanker ginekologi (sekelompok penyakit yang berkembang di organ reproduksi wanita).

Di antara jenis kanker vagina, wanita paling sering mengalami karsinoma sel skuamosa, dimulai di sel datar yang melapisi vagina Anda (sel skuamosa).

Setiap wanita bisa diserang kanker vagina, tetapi Anda berada pada risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkannya jika Anda berusia di atas 60 tahun atau memiliki HPV.

Faktor risiko lainnya meliputi:

Bagaimana cara mencegahnya?

Mengutip American Cancer Society, menghindari faktor risiko bisa menjadi cara terbaik untuk mencegah kanker vagina.

Namun, banyak wanita dengan kanker vagina tidak memiliki faktor risiko yang diketahui, sehingga sulit mencegah penyakit ini sepenuhnya.

Setidaknya wanita bisa melakukan beberapa langkah berikut sebagai usaha mencegah kanker vagina:

1. Hindari infeksi HPV

Infeksi human papillomavirus (HPV) merupakan faktor risiko kanker vagina.

Infeksi HPV sebenarnya lebih sering terjadi pada wanita yang lebih muda dan kurang umum pada wanita di atas 30 tahun. Namun, tidak diketahui alasannya.

HPV ditularkan dari satu orang ke orang lain selama kontak kulit ke kulit dengan area tubuh yang terinfeksi.

HPV dapat menyebar selama aktivitas seksual, termasuk seks vaginal, anal, dan oral.

HPV sangat umum, di mana berhubungan seks dengan satu orang saja bisa membuat Anda berisiko terinfeksi. Dalam beberapa kasus infeksi ini tidak bisa hilang begitu saja, justru berkembang menjadi kronis.

Seiring waktu, infeksi kronis, terutama dengan jenis HPV risiko tinggi, dapat menyebabkan kanker tertentu, termasuk kanker vagina dan pra-kanker.

Salah satu cara yang dapat para wanita lakukan untuk menghindari infeksi HPV dan mencegah kanker vagina adalah dengan vaksinasi HPV.

Vaksinasi harus dilakukan sebelum seseorang terpapar HPV (seperti melalui aktivitas seksual), agar vaksin bekerja optimal.

Vaksin HPV disetujui untuk membantu mencegah kanker vagina dan pra-kanker.

Selain itu, disetujui untuk membantu mencegah kanker lain, serta kutil anal dan genital.

2. Melakukan seks yang aman

Melakukan seks yang aman dengan pasangan Anda menggunakan kondom dapat menjadi cara mencegah kanker vagina.

Penggunaan kondom juga memberikan Anda perlindungan terhadap HPV.

Namun, tidak dapat melindungi sepenuhnya karena tidak menutupi semua area tubuh yang mungkin terinfeksi HPV, seperti kulit di area genital atau dubur.

Meski begitu, kondom tetap bisa memberikan perlindungan terhadap HPV, juga melindungi Anda dari HIV dan beberapa penyakit menular seksual lainnya.

3. Tidak merokok

Tidak merokok adalah cara lain untuk mencegah kanker vagina.

Wanita yang tidak merokok juga lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan sejumlah kanker lain, seperti kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, kandung kemih, ginjal, dan beberapa organ lainnya.

4. Diagnosis dini dan mengobati pra-kanker

Sebagian besar kanker sel skuamosa vagina diyakini dimulai sebagai perubahan pra-kanker, yang disebut neoplasia intraepitel vagina (VAIN).

VAIN mungkin ada selama bertahun-tahun dalam tubuh Anda sebelum berubah menjadi kanker sejati (invasif).

Skrining untuk kanker serviks (seperti tes Pap dan tes HPV) terkadang dapat mendeteksi pra-kanker ini atau masalah yang mungkin menyebabkannya terbentuk.

Jika pra-kanker ditemukan dan segera diobati, dapat menghentikan kanker sebelum benar-benar memengaruhi kesehatan Anda.

Namun, kanker vagina dan VAIN jarang terjadi, sehingga dokter jarang melakukan tes untuk mencari kondisi ini pada wanita yang tidak memiliki gejala atau riwayat pra-kanker atau kanker vagina, serviks, atau vulva.

5. Tes Pap secara teratur

Mengutip Cleveland Clinic, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan tentang seberapa teratur tes Pap yang Anda harus lakukan.

Pemeriksaan panggul dan Pap smear secara teratur akan membantu dokter menemukan pra-kanker sebelum berubah menjadi kanker vagina atau menemukan kanker vagina lebih awal sebelum menyebar atau menyebabkan gejala serius.

Tes HPV dan tes Pap yang digunakan untuk skrining kanker serviks mengambil sampel dari serviks.

Namun, beberapa sel dari lapisan vagina biasanya juga diambil pada saat yang bersamaan dengan Pap smear.

Hal ini memungkinkan beberapa kasus VAIN dapat ditemukan pada wanita dan ditindaklanjuti untuk mencegah kanker vagina tumbuh.

https://health.kompas.com/read/2022/10/20/163000768/5-cara-mencegah-kanker-vagina-yang-perlu-diketahui-wanita

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke