Bijak Gunakan Antibiotik

Kompas.com - 05/04/2011, 03:51 WIB
EditorTI Produksi

Indira Permanasari

Saat anak pertamanya yang berusia tujuh bulan mengalami batuk, demam, dan muntah, Ayu (34) segera membawanya ke dokter. Dokter mendiagnosis putri Ayu terkena infeksi saluran pernapasan akut. Dokter lantas meresepkan sirup penurun panas dan antibiotik amoksisilin.

Begitu pula saat berusia satu tahun, putri Ayu kena diare selama empat hari. Lagi-lagi dokter meresepkan antibiotik. Resep antibiotik kembali diberikan setiap anak batuk pilek, demikian Ayu yang menyimpan rapi catatan kesehatan putrinya menuturkan.

Tetapi, lama-kelamaan Ayu melihat putrinya kian mudah sakit. ”Hampir tiap bulan ke dokter,” ujarnya. Ayu lalu mencari tahu tentang masalah kesehatan anak lewat internet dan mendapat banyak informasi terkait penggunaan antibiotik. ”Saya baru tahu, ternyata common cold pada anak umumnya disebabkan virus. Pemberian antibiotik malah sia-sia dan anak menjadi rentan sakit,” katanya.

Mita (bukan nama sebenarnya) mengalami hal serupa. ”Dulu, saya sering panik kalau anak sakit. Kadang saya sendiri yang minta dokter meresepkan antibiotik,” katanya.

Suatu kali anaknya mengalami bisul di kemaluan. Setelah pemeriksaan laboratorium, dipastikan anaknya perlu antibiotik. Namun, Mita terkejut saat dokter menyatakan, kuman yang menyerang anaknya sudah resisten terhadap banyak antibiotik. ”Dokter bilang tidak mudah mencari antibiotik untuk kuman itu dan harga obat sangat mahal,” kata Mita.

Tak rasional

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional makin meresahkan. Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengangkat tema ”Use Antibiotics Rationally” dalam peringatan Hari Kesehatan Dunia ke-60 pada 7 April.

Antibiotik adalah zat yang dihasilkan oleh bakteri yang dapat menghambat atau membunuh bakteri jenis lain.

Dokter spesialis anak sekaligus pendiri dan pembina Milis Sehat yang aktif mengedukasi masyarakat tentang penggunaan obat rasional,

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.