Caesar Bukan Halangan Lakukan IMD

Kompas.com - 12/05/2011, 09:13 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa bilang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) hanya dapat dilakukan oleh para ibu yang menjalani persalinan secara normal? IMD ternyata juga dapat dipraktikkan oleh perempuan yang melahirkan anaknya melalui bedah caesar.

Menurut penjelasan Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Susanto, indikasi bisa atau tidaknya IMD dilakukan tidak bergantung pada metode persalinannya. Tetapi lebih kepada bagaimana kondisi si bayi dan ibu pascamelahirkan.

"Kalau ibunya melahirkan secara caesar bayi kembar sekalipun, asalkan ibu dan bayi stabil kondisinya, bisa dilakukan IMD," katanya, usai peresmian kelas kASIh ibu, di RSIA Kemang Medical Care, Rabu, (11/5/2011) kemarin.

Tapi menurutnya, ada kondisi dimana IMD tidak memungkinan untuk dilakukan yakni apabila terjadi perdarahan hebat pada ibu, kondisi bayi biru dan tidak bernapas.

Minimal satu jam

Bagi para calon ibu, Mia memberikan sedikit gambaran tentang cara melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang baik dan benar.  IMD, kata Mia, prinsipnya harus dilakukan segera setelah bayi lahir.

Setelah tali pusar bayi dipotong, lalu badannya dikeringkan seadanya, tetapi tangannya tidak perlu dibersihkan agar bau air ketuban tetap menempel pada tangannya.  Bayi kemudian ditengkurapkan di atas dada ibunya tanpa dibatasi apapun atau kulit ketemu kulit (skin to skin). Lalu, berikan selimut tipis di atas badan bayi.

"Biarkan bayi di atas dada ibunya minimal satu jam. Kalau IMD-nya kurang dari satu jam, itu bukan IMD namanya. Jadi IMD itu harus minimal satu jam kontak kulit ibu dan kulit bayi," jelasnya.

Mia bilang, setelah dibiarkan kurang lebih satu jam, bayi biasanya akan mulai bergerak dan menjilati dada ibunya, sampai akhirnya dia (bayi) bisa menemukan sendiri puting ibunya. Selain dapat membuat ikatan emosi antara si bayi dan ibu menjadi kuat, IMD ternyata juga dapat berfungsi untuk melancarkan ASI.

"Semakin lama di dada ibu, hormon oksitosin semakin lancar. Oksitosin itu hormon yang berpengaruh untuk melancarkan ASI supaya bisa lancar keluar," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.