Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/08/2012, 14:36 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Meski harganya relatif murah, telur sebenarnya mengandung manfaat yang besar bagi kesehatan. Tak terkecuali ibu hamil. Kandungan kolin dalam telur diketahui bisa mengurangi risiko bayi menderita gangguan penyakit serta mengurangi stres ibu sebelum melahirkan.

Hasil kajian para peneliti dari Cornell University menunjukkan bahwa kolin dapat membantu melindungi seorang ibu dari efek stres selama kehamilan. Penelitian sebelumnya telah mengindikasikan bahwa paparan hormon kortisol yang tinggi (hormon stres) selama kehamilan dapat membuat anak rentan terhadap stres akibat penyakit dan kondisi kronis. Penelitian ini semakin menambah bukti tentang pentingnya kolin dalam perkembangan janin.

Dalam kajiannya, peneliti melibatkan 24 perempuan pada trimester ketiga kehamilan yang  secara acak diminta untuk mengkonsumsi baik 480 miligram (mg) kolin per hari atau 930 mg kolin per hari selama 12 minggu.

Kemudian, peneliti mengumpulkan contoh darah ibu dan plasenta serta sampel jaringan plasenta. Mereka kemudian membandingkan tingkat kortisol dan perbedaan genetik antara semua sampel. Para peneliti mengamati tingkat yang lebih rendah kortisol dalam tali plasenta dan perubahan kortisol yang mengatur gen dalam kedua jaringan plasenta dan janin pada wanita yang mendapat asupan tinggi kolin.

"Temuan menunjukkan bahwa asupan tinggi kolin saat hamil dapat melawan beberapa efek merugikan akibat stres sebelum melahirkan. Seperti tingkah laku, neuroendokrin, dan gangguan metabolik," kata pemimpin riset, Marie Caudill, PhD, dari Cornell University.

Caudill mengungkapkan bahwa kolin memiliki manfaat luar biasa bagi wanita hamil karena telah terbukti memainkan peran penting dalam perkembangan otak janin dan bayi, mempengaruhi area otak yang bertanggung jawab untuk memori dan kemampuan belajar.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan wanita dengan diet rendah kolin memiliki risiko empat kali lebih besar memiliki bayi dengan cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Bahkan penelitian lain juga telah menunjukkan manfaat tambahan dari kolin termasuk untuk pencegahan kanker payudara, anti-inflamasi, dan fungsi otak.

Menurut Caudill, telur adalah sumber yang sangat kaya akan kolin, karena mengandung 125 mg  dalam sebutirtelur. Hal ini ditemukan secara eksklusif dalam kuning telur dan bukan putih telur. Temuan ini dipublikasikan dalam edisi terbaru Journal of Federasi of American Societies for Eksperimental Biology.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+