Kompas.com - 27/11/2012, 10:31 WIB
EditorAsep Candra

TANYA : 

Dok, saya sudah tiga bulan ini mengalami gangguan kecemasan. Setelah saya berkonsultasi ke dokter dan teman-teman, Alhamdulillah perasaan ketakutan mati, gila dan takut penyakit kronis itu sedikit mulai sedikit sekarang hilang. Namun sekarang, saya tidak boleh ada masalah dalam hidup.  Apabila ada sedikit masalah yang mengganggu pikiran saya, badan saya selalu langsung lemas rasanya, kepingin tidur terus. Tetapi saya tidak bisa tidur, dan akhirnya saya harus minum obat antidepresi. Pertanyaan saya dok, apa yang harus saya lakukan supaya kecemasan itu memang hilang, dan saya tidak ketergantungan obat lagi.. Trims dok sebelumnya..

(Lanas, 29, Banda Aceh)


JAWAB :

Saudara Lanas yang baik,

Penyakit gangguan kecemasan memang banyak dialami oleh orang-orang di sekitar kita.  Lebih dari 70 % pasien yang berkunjung ke Klinik Psikosomatik RS OMNI mengalami gangguan kecemasan. Kebanyakan memang mengeluhkan gejala seperti apa yang dialami oleh saudara Lanas.

Perasaan takut mati, menjadi gila atau mempunyai penyakit kronis yang gawat adalah gejala khas gangguan cemas panik yang banyak dialami orang. Keluhan ini biasanya juga ditambah dengan keluhan-keluhan fisik (psikosomatik) yang biasanya berhubungan dengan sistem saraf otonom seperti jantung berdebar, sesak napas atau perasaan tidak nyaman di perut.

Penyakit ini harus disembuhkan dengan baik agar risiko berulang menjadi lebih sedikit. Dalam taraf yang ringan memang tidak memerlukan obat-obatan. Psikoterapi, pendekatan spiritual dan relaksasi (meditasi, yoga, zikir) adalah hal-hal yang bisa membantu. Namun, jika sudah mengalami gejala-gejala fisik yang nyata biasanya obat akan membantu lebih baik.

Saudara Lanas bisa berkonsultasi dengan psikiater terdekat di kota anda. Pemakaian obat antidepresan memang kadang diperlukan untuk kasus-kasus seperti yang dialami anda. Tidak usah takut, karena pemakaiannya biasanya hanya bersifat sementara. Semoga bisa membantu.

Salam Sehat Jiwa

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.