Kompas.com - 30/11/2012, 20:16 WIB
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sejak Januari hingga September 2012 tercatat sebanyak 108 penderita HIV/AIDS di Jawa Tengah meninggal dunia. Sedangkan jumlah kasus HIV/AIDS di tahun ini diketahui sebanyak 946 orang, dan 580 di antaranya sudah positif AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Anung Sugihantono pada Jumat (30/11/2012) mengatakan, jumlah penderita HIV/AIDS itu yang terdata. Diperkirakan masih banyak penderita yang belum terdata. "HIV/AIDS memang perlu diwaspadai karena menyerang kekebalan tubuh. Penyakit ini termasuk menular dan hati-hati pada ibu hamil yang terdeteksi mengidap karena bisa jadi menularkan virus ke janinnya. Ini akan menjadi fokus kami ke depan," katanya.

Berdasarkan data tersebut, penderita HIV lebih banyak didominasi perempuan, sedangkan AIDS didominasi oleh kaum laki-laki. Berdasarkan kelompok umur, penyakit ini lebih banyak menyerang kelompok produktif antara usia 25-34 tahun. Perilaku heteroseksual ungkapnya masih menjadi penyebab utama penularan HIV/AIDS di Jawa Tengah.

Sepanjang tahun ini penderita menurutnya banyak juga yang ibu rumah tangga dengan presentase 25 persen dari jumlah penderita. "Sebab itu terus digencarkan kegiatan Voluntary Conselling Test (VCT) ke masyarakat. Hal ini sebagai upaya perubahan perilaku dan pencegahan, serta upaya penemuan penderita baru," katanya.

Hal ini ungkapnya dilakukan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Berdasarkan hasil dari VCT tersebut diketahui Kota Semarang tertinggi jumlah penderita HIV/AIDS dengan 110 kasus sepanjang Januari-September 2012. Rencana, ke depan Dinkes Jateng akan mengembangkan layanan komprehensif berkesinambungan di beberapa wilayah yang rentan penularan. Selain itu juga pelatihan dan regulasi serta strategi rencana aksi daerah HIV/AIDS tahun 2013-2018.

Sementara itu, Direktur LSM Kalandara Yacobus Kristono mengatakan, dukungan pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi HIV/AIDS beberapa tahun terakhir semakin meningkat dan bagus. Hal ini ungkapnya yang membuat orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mulai bisa terbuka di komunitasnya dan di masyarakat.

"ODHA itu kan juga manusia, mereka punya hak yang sama seperti kita. Dukungan masyarakat dan pemerintah serta stakeholder inilah yang penting untuk pemberdayaan mereka juga, serta untuk penanggulangan dan pencegahan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
Nyeri Payudara

Nyeri Payudara

Penyakit
6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.