Kompas.com - 22/01/2013, 19:21 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengenali keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) adalah penting. Selain dapat menjaga kesehatan anak, mengenali PJAS anak dapat mewujudkan peningkatan keamanan PJAS yang memenuhi syarat hingga 100 persen.

Sebagai catatan, selama tahun 2008 hingga 2010 keamanan PJAS yang memenuhi syarat adalah sekitar 56-60 persen, sedangkan pada tahun 2011 meningkat menjadi 65 persen, dan pada tahun 2012 kembali meningkat menjadi 76 persen.

"Harapannya Indonesia akan mewujudkan keamanan PJAS yang memenuhi syarat hingga 100 persen di 2014," ujar Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringga Selasa (22/1/2013) di Jakarta.

Ikut aktif dalam mengenali serta mengawasi keamanan PJAS, dikatakan Roy adalah kewajiban komunitas sekolah, yang terdiri dari guru, murid, orang tua murid, pengelola kantin, hingga pedagang pangan di sekitar sekolah.

Roy mengungkapkan, anak Sekolah Dasar (SD) adalah usia "paling sering jajan."  Survey menunjukkan dari ratusan responden, ada sekitar 49 persen anak SD jajan setidaknya 4 kali setiap minggunya, 50 persen setidaknya 1 kali setiap minggunya, dan hanya 1 persen yang tidak pernah jajan melainkan membawa makanan sendiri dari rumah.

Demi mewujudkan PJAS yang aman, bermutu, dan bergizi, pemerintah pun sudah mencanangkan Aksi Nasional PJAS, salah satunya yaitu dengan membentuk 5 Kunci Keamanan Pangan. Harapannya seluruh komunitas sekolah di Indonesia dapat memahami benar bagaimana Keamanan PJAS sehingga dapat menghindari pangan jajanan yang tidak memenuhi syarat.

Ditanyai sanksi bagi kantin atau pedagang makanan yang masih menjual pangan tidak aman, Roy mengatakan, "belum ada sanksi hukum untuk mereka, namun kami percaya jika komunitas sekolah sudah pintar menilai semua, mereka akan dikenai sanksi sosial: orang tidak akan ada yang mau membeli dagangan mereka."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.