Sebelum Kecelakaan, Uje Sempat Jatuh Dua Kali

Kompas.com - 26/04/2013, 09:45 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga dari Ustaz Jeffry Al Buchori mengatakan, Uje tidak sedang mengebut sebelum kecelakaan. Namun, saat itu kondisi kesehatan Uje memang kurang baik. Hal itu disampaikan adik Uje, Decky Fajar Siddiq. Menurut dia, kondisi kesehatan itulah yang menyebabkan Uje sulit mengendalikan motor sportnya yang memang memiliki bobot sangat berat. Bahkan, sebelum kecelakaan maut di Pondok Indah, Uje sempat jatuh di Kawasan Radio Dalam dan di kawasan Jalan Haji Nawi.

"Sempat jatuh di kawasan Radio Dalam karena ada gundukan aspal tidak rata. Terus di Haji Nawi sempat ingin nyalip mobil, tapi tidak bisa sebelum akhirnya jatuh. Kondisi kesehatannya tidak mampu mengendalikannya. Motor sport kan memang berat," kata Decky saat dijumpai di rumah duka di Perumahan Bukit Mas, Rempoa Raya, Bintaro, pada Jumat (26/4/2013) pagi.

Menurut Decky, kecelakaan terjadi ketika mereka dalam posisi perjalanan pulang sehabis bersantai di kawasan Kemang bersama empat rekan lain, dengan menggunakan lima motor.

"Karena habis sakit, dia pengin ditemenin keluar. Jadi saya tinggal di Kota tadi malam beliau minta saya merapat. Kami pergi enam orang pakai lima motor," ujar Decky.

Saat Uje jatuh dari motor, kata Decky, dia sempat menawarkannya untuk dibonceng saja oleh rekan yang lain, tetapi ditolak. "Dia cuma bilang 'tenang, lu kayak gak tahu gue aja," kata Decky.

Saat memasuki kawasan Pondok Indah, Uje tiba-tiba terlihat oleng sampai akhirnya menabrak trotoar dan sebuah pohon di depan sebuah rumah yang terletak di Jalan Gedong Indah 7. "Luka parah di kepala, apalagi helmnya half face, bukan yang full face. Beliau meninggal di tempat," kata Decky.

Berita terkait, baca:

USTAZ JEFFRY AL BUCHORI WAFAT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.