Kompas.com - 10/07/2013, 17:12 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com — Rasa lemas karena menahan lapar dan haus saat berpuasa menjadi halangan bagi banyak orang untuk berolahraga. Bagi Anda yang tetap ingin berolahraga, sesuaikan waktu dan durasi berolahraga.

"Mungkin saja olahraga saat puasa. Tapi dikembalikan pada kondisi tiap orang yag
berbeda," kata Corporate Health Trainer, dr Phaidon L. Toruan. Asupan yang berkurang juga menyebabkan kemampuan olahraga berkurang dari biasanya.

Phaidon menyarankan agar olahraga dilakukan di sore hari menjelang berbuka. Hal ini untuk menyesuaikan dengan timbulnya rasa lelah dan haus seusai olahraga. Jenis olahraga juga tidak perlu yang berat, seperti latihan beban. Olahraga ringan seperti jogging, treadmill, dan sepeda statis lebih disarankan.

Hal senada juga didapat dari laman duniafitnes.com. Pemilihan olahraga di sore hari bertujuan mencegah dehidrasi, yang rawan timbul pada pagi dan siang ketika berpuasa. Rasa haus bisa segera diatasi saat waktu berbuka tiba. Mengasup nutrisi juga bisa segera dilakukan untuk menggantikan yang hilang saat olahraga

Selain itu saat berpuasa sebaiknya olahraga tidak perlu berlama-lama. Di minggu pertama puasa mungkin bisa dilakukan 20 menit di sore hari, kemudian perlahan ditambah menjadi 30 menit. Peningkatan durasi ini bisa terus berlanjut hingga puasa usai. Latihan rutin yang sesuai dengan asupan akan membuat tubuh sehat dan bugar selama puasa.

Untuk menjaga kebiasaan olahraga bisa terus berlanjut selama puasa, berikut tipnya.

1. Lakukan pemanasan dan pendinginan
Pemanasan akan membantu otot dan tubuh bersiap melakukan kegiatan. Hal ini akan mengurangi risiko cedera ketika berolahraga. Sebaiknya dimulai dari alat atau gerakan yang ringan, dan naik menjadi lebih berat secara perlahan. Adapun pendinginan bertujuan untuk relaksasi otot dan tubuh. Relaksasi ini akan mengurangi ketegangan otot dan tubuh seusai berolahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Istirahat cukup
Istirahat bertujuan memperoleh kembali energi yang digunakan. Dengan istirahat
cukup diharapkan akan memperoleh cukup stamina untuk kembali berolahraga di hari berikutnya. Istirahat harus disertai konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah. Kombinasi keduanya memungkinkan tubuh tetap sehat selama berpuasa.

3. Makan di akhir sahur
Makan di akhir sahur akan memperpendek masa kekosongan perut. Sebaiknya pilih menu sahur yang rendah lemak dan tinggi protein. Hidangan ini akan membuat kenyang lebih lama dan menjaga tingkat energi sehari-hari.

4. Jangan tunda waktu berbuka
Ketika waktu berbuka tiba segera konsumsi makanan atau minuman berindeks glikemik tinggi, seperti kurma atau teh manis. Hidangan ini akan segera mengganti gula darah yang hilang saat berpuasa. Makanan tinggi protein juga disarankan untuk mencegah penyusutan otot dan mempercepat pemulihan usai olahraga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

    3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

    Health
    Gejala HIV pada Pria dan Wanita

    Gejala HIV pada Pria dan Wanita

    Health
    Granuloma Inguinale (Donovanosis)

    Granuloma Inguinale (Donovanosis)

    Penyakit
    17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

    17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Abses Hati

    Abses Hati

    Penyakit
    11 Penyebab Kekurangan Kalium

    11 Penyebab Kekurangan Kalium

    Health
    Presbiopia

    Presbiopia

    Penyakit
    3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

    3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

    Health
    Stenosis Mitral

    Stenosis Mitral

    Penyakit
    Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

    Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

    Health
    Narsistik

    Narsistik

    Penyakit
    4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

    4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Paronikia

    Paronikia

    Penyakit
    Bahaya Memakai Masker Kotor

    Bahaya Memakai Masker Kotor

    Health
    Tendinitis

    Tendinitis

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.