Kompas.com - 11/09/2013, 17:59 WIB
Wanita mengalami keguguran saat kehamilan pertama BOLDSKYWanita mengalami keguguran saat kehamilan pertama
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Satu dari empat perempuan mengalami keguguran pada kehamilan pertama. Tak sedikit juga perempuan yang bahkan tidak menyadari telah mengalami keguguran saat hamil untuk pertama kalinya. Sebenarnya, apa saja yang menjadi penyebab keguguran pada kehamilan pertama ini?

* Janin yang tidak berkembang. Ini paling sering terjadi, keguguran terjadi karena janin tidak dapat hidup. Dalam beberapa kasus, janin mungkin mengalami genetik yang tidak stabil atau cacat. Jadi dalam hal ini, keguguran terjadi secara alami guna menyelematkan kesehatan keduanya. Ibu bahkan tidak menyadari bahwa ia telah hamil dan mengalami keguguran bayi.

* Pil Kontrasepsi. Perempuan yang mengonsumsi pil kontrasepsi dalam waktu sangat lama dapat mempengaruhi siklus hormonal alaminya. Dan ketika pertama kali hamil, rahim tidak mampu menahan kehamilan. Hal ini biasanya tidak akan terjadi lagi pada kehamilan kedua.

* Tidak menyadari kehamilan. Banyak perempuan yang tidak menyadari bahwa dirinya hamil. Itu sebabnya, ia tidak berhati-hati dalam melakukan segala aktivitas dan makanan yang dikonsumsinya. Hal ini juga bisa menjadi penyebab keguguran.

* Masalah kesehatan. Ada perempuan yang memang memiliki kecenderungan keguguran. Mereka mungkin memiliki leher rahim yang lemah atau beberapa masalah kesehatan yang mengarah kepada keguguran. Satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa Anda memiliki masalah kesehatan yaitu dengan kehamilan. Dan biasanya, ketika perempuan hamil untuk pertama kalinya, ia akan mengetahui apakah memiliki kecenderungan keguguran atau masalah kesehatan tertentu.

* Kehamilan yang tidak direncanakan. Sebagian besar kehamilan pertama tidak direncanakan. Karenanya berbagai tindakan pencegahan yang perlu dilakukan sebelum hamil tidak dilakukan. Misalnya, jika calon ibu memiliki tiroid tinggi atau tekanan darah tinggi, hal ini bisa membuat kehamilan sangat kritis. Dokter biasanya mengontrol jaringan vital sebelum perempuan mencoba untuk hamil. Karena tidak berencana hamil, berbagai faktor ini dikesampingkan sehingga terjadi lah keguguran pada kehamilan pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.