Kompas.com - 14/10/2013, 11:10 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Hampir setiap minggu, dijumpai kompetisi lari jarak jauh atau dikenal dengan istilah maraton, terutama di kota-kota besar. Kompetisi semacam ini pun tak pernah sepi diminati peserta. Ya, olahraga yang satu ini memang tengah digandrungi.

Maraton memang olahraga yang membutuhkan daya tahan tubuh kuat. Bagaimana tidak, jarak lari maraton bisa mencapai belasan hingga puluhan kilometer. Untuk mendapatkan ketahanan tubuh yang kuat, tentu Anda perlu rajin berlatih rutin.

Namun tidak hanya membutuhkan fisik yang kuat, ternyata lari maraton juga membutuhkan kesiapan mental. Menurut Tina Haupert praktisi fitnes dari Amerika Serikat, kesiapan mental akan sangat membantu fisik saat melakukan lari maraton.

Nah, agar mental Anda siap dan mampu berlari jarak jauh, Haupert memberikan kiat sebagai berikut.

1. Bagi jaraknya
Jika harus berlari sejauh 20 km, janganlah berpikir jarak totalnya, namun bagilah jarak tersebut menjadi empat atau tiga, misalnya menjadi 5 km. Ini akan membuat pikiran Anda tidak terlalu terbebani dengan jarak yang belum Anda lewati. Aktivitas lari pun lebih mampu Anda kelola, misalnya pada 5 km pertama kecepatan 7 menit per satu km, pada 5 km selanjutnya kecepatan bisa Anda tingkatkan lagi, dan sebagainya.

2. Tentukan tujuan
Daripada hanya memikirkan jarak berlari yang membebani pikiran Anda, Hupert menyarankan untuk menentukan tujuan berlari di rute lari Anda. "Misalnya dalam rute, Anda akan melewati tiga sekolah, maka pikirkan saja Anda berlari untuk menuju sekolah. Jangan hanya berfokus pada alat pengukur jarak dan kecepatan Anda saja," kata dia.

3. Ajak teman
Penelitian menunjukkan, olahraga yang dilakukan bersama teman akan lebih memotivasi. Khususnya pada lari jarak jauh, teman akan mengalihkan perhatian Anda pada jarak dan membuat aktivitas berlari lebih menyenangkan.

4. Ucapkan kata-kata motivasi
Menurut Hupert, kata-kata motivasi akan menyemangati Anda saat tengah kelelahan berlari. Kata-kata motivasi seperti "kamu lebih kuat daripada yang kamu pikirkan", atau "jangan menyerah" atau "hasil terbaik didapat dari perjuangan keras" mungkin bisa Anda ucapkan di tengah-tengah berlari.

5. Bayangkan Anda sedang dalam kompetisi kelas dunia
Saat berada dalam kompetisi penting, Anda tentu memposisikan diri Anda lebih kuat dari biasanya. Terlebih jika berpikir ada yang menonton dan mengawasi saat Anda berlari. Nah, maka selalulah berpikir Anda sedang dalam kompetisi yang membuat Anda tidak mengizinkan diri untuk berhenti ataupun berjalan di tengah-tengah maraton.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.