Kompas.com - 18/10/2013, 10:00 WIB
Ilustrasi googleIlustrasi
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com - Musik merupakan salah satu elemen yang tidak bisa dilepaskan dalam keseharian. Rangkaian nada alunan musik mampu meningkatkan mood dan memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Musik juga bisa menjadi sarana relaksasi maupun terapi.

Untuk relaksasi, seseorang yang hanya sebatas mendengarkan alunan nada, ini disebut musik pasif. Sedangkan untuk terapi, pasien bisa ikut menyusun komposisi atau menyumbang lirik. Untuk musik sebagai terapi, ini merupakan jenis musik aktif.

Musik untuk terapi membantu penyembuhan dari dalam, misalnya mengatasi depresi. Dengan membantu memperbaiki kondisi depresi, pasien diharapkan mau berobat. Kemauan melawan penyakit akan memperbaiki kualitas hidup pasien, yang menentukan kesembuhannya.

"Sebetulnya tidak hanya dari sisi psikologi, musik juga membantu penyembuhan dari sisi fisik, mental, estetika dan spiritual. Musik juga mampu meningkatkan keterampilan motorik dan fungsi kognitif," kata pendiri Institut Musik Daya Indonesia (IMDI), Prof Tjut Nyak Deviana Daudsyah, DA.Mus.Ed pada kampanye edukasi Artritis Rematoid di Jakarta, Kamis (17/10/13).

Beberapa jenis penyakit yang menggunakan musik sebagai terapi pendukung adalah stroke, penyakit jantung, gangguan neurologis dan epilepsi, serta gangguan psikologi.

Lebih jauh Tjut mengatakan, musik yang digunakan untuk terapi berbeda dan bersifat spesifik antar pasien. Hal ini dikarenakan selera musik tiap orang yang berbeda. Apalagi pada terapi musik, pasien bisa ikut berpartisipasi.

Namun memang ada jenis musik tertentu yang walau menjadi favorit pasien, disarankan untuk tidak didengarkan selama terapi. Jenis ini antara lain heavy metal, punk, atau musik hardcore lainnya.

"Musik untuk terapi sebaiknya memiliki frekuensi dan volume yang tidak terlalu tinggi atau rendah. Seorang terapis musik memang punya repertoir sendiri. Namun repertoir ini sangat fleksibel bergantung pada selera dan jenis musik yang biasa didengar pasien," terang Tjut.

Kemampuan musik sebagai terapi pendukung juga diakui internist dari RS Hasan Sadikin, Bandung, dr Andry Reza Rahmadi, SpPD, MKes. Menurutnya, sebagai terapi pendukung non obat, musik berperan penting dalam peningkatan kemampuan perlawanan terhadap penyakit. Hal ini bisa dicapai karena musik membantu keseimbangan emosi dan menghilangkan depresi pasien.

"Kalau sudah ada kemauan maka pasien akan mengikuti seluruh proses pengobatan. Keinginan untuk tidak menyerah inilah yang kemudian menentukan perbaikan kualitas hidup pasien," kata Andry.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.