Kompas.com - 29/10/2013, 10:43 WIB
|
EditorAsep Candra

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, orang yang berobat ke luar negeri bukan menjadi urusannya. Sebaliknya, dia memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Tanah Air agar semakin banyak orang memilih berobat di dalam negeri.

"Saya selalu mengatakan, orang yang berobat ke luar negeri bukan urusan saya. Yang penting adalah orang yang berobat di dalam negeri harus mendapat pelayanan tingkat internasional," ujarnya dalam sambutannya pada peresmian salah satu rumah sakit di Surabaya, Senin (28/10/2013).

Saat ini, kata Nafsiah, kualitas rumah sakit di Indonesia tidak kalah dengan kualitas rumah sakit di negara-negara tetangga. Hal ini terbukti dengan fasilitas-fasilitas rumah sakit yang menunjang pelayanan memadai. Karena itu pula, menurutnya, masyarakat sebenarnya tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk memperoleh pengobatan.

Terlebih, imbuhnya, sudah ada sembilan rumah sakit di Indonesia yang mendapatkan akreditasi Joint Commission International (JCI). Artinya, di Indonesia pun orang sudah bisa mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar internasional.

Kendati demikian, penyediaan fasilitas tersebut harus diikuti dengan perbaikan pelayanan dari tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit. Misalnya pengurangan infeksi nosokomial, sehingga membantu pasien untuk berhemat.

"Infeksi nosokomial akan menambah beban bagi pasien, seperti menambah waktu perawatan di rumah sakit. Pasien juga perlu mengonsumsi antibiotik lebih banyak. Ini menyebabkan penambahan biaya perawatan," papar Nafsiah.

Nafsiah menekankan, pentingnya membentuk sistem yang mendukung keamanan dan kenyamanan bagi pasien. Kenyamanan, kata dia, juga bisa diperoleh dari pelayanan yang diberikan dari tenaga medis dan non-medis yang ada di rumah sakit.

"Pelayanan itu bukan hanya alat, tapi juga orang (yang melayani)-nya," tegas dia.

Dalam kesempatan tersebut, Nafsiah juga menyinggung tentang konsep hospital without wall, yang berarti tidak menunggu orang sakit untuk datang dan mencari untung dari pasien. Sebaliknya, rumah sakit perlu meningkatkan pelayanan promotif-preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat bergaya hidup sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.