Kompas.com - 17/02/2014, 13:42 WIB


TANYA :

Dok, saya punya beberapa masalah kepribadian dan membuat khawatir. 1. Saya orang yang tertutup dan mengalami masalah dalam pergaulan. Saya susah membentuk hubungan dengan orang lain. Bila saya memiliki kenalan, maka dia akan selalu menjadi kenalan semata tak lebih. Saya selalu takut bila seseorang mengetahui kejadian memalukan saat saya masih kecil yang terjadi di depan banyak orang dan membuat saya diolok-olok. Sejak itu, saya sangat tidak nyaman berada di keramaian, merasa cemas dan takut bila menjadi perhatian. Saya sampai berkeringat dingin dan ngeblank. 2. Hingga sekarang, saya belum pernah jatuh cinta pada lawan jenis, tetapi saya memiliki ketertarikan dengan sesama jenis. ini semakin membuat saya takut dengan orang lain karena saya sadar ini adalah hal yang memalukan. saya semakin takut jika ada orang yang tahu siapa sebenarnya saya. 3. Saya juga memiliki masalah dengan pengekspresian emosi. Entah kenapa emosi saya seolah sudah mati. Saya tidak merasa sedih saat ada kejadian yang menyedihkan, tak bahagia saat ada yang menyenangkan. Contoh, saat ibu saya terjatuh dan beberapa hari kondisinya bisa dibilang buruk, saya tak merasakan apapun. Padahal adik, kakak, dan seluruh anggota keluarga sampai mengeluakan air mata bahkan ada yang menangis. Apakah saya mengalami gangguan kejiwaan dok?

(Wahyu, 19, Bekasi)
    

JAWAB :

Wahyu yang baik,

Ada beberapa gejala dan tanda gangguan jiwa yang terdapat pada diri Wahyu. Kesulitan dalam berhubungan dengan kondisi sosial yang dikaitkan dengan kejadian masa lalu yang memalukan sehingga sulit tampil di muka umum biasanya kita temukan pada pasien dengan gangguan fobia sosial.

Orang seperti ini biasanya khawatir menjadi pusat perhatian karena takut dinilai atau merasa khawatir selalu tidak bisa tampil baik. Gejala-gejala fisik bisa mengikuti kondisi ini seperti jantung berdebar dan sesak nafas.

Masalah ketertarikan dengan lawan jenis atau sesama jenis adalah masalah preferensi seksual yang sebenarnya terpisah dari gejala fobia sosial yang dialami. Artinya, orang yang mengalami fobia sosial itu tidak selalu identik dengan preferensi seksual tertentu. Apa yang dikaitkan dengan masalah pengungkapan emosional juga bisa merupakan bagian dari proses perkembangan kepribadian yang belum sempurna atau tertunda.

Mengingat usia Wahyu baru 19 tahun dengan masalah-masalah trauma terkait di masa lalu bisa saja hal ini saling berkaitan. Ada keperluan untuk Wahyu berkonsultasi langsung dengan ahli di bidang kejiwaan baik psikiater maupun psikolog klinis agar mampu ditelusuri masalah kejiwaan terkait hal yang telah Wahyu ungkapkan. Semoga bermanfaat.

Salam Sehat Jiwa  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.