Kompas.com - 01/03/2014, 09:04 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorWardah Fajri

KOMPAS.com - Risiko anak laki-laki mengalami autisme dan gangguan perkembangan saraf lainnya lebih tinggi daripada anak perempuan. Menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (AS), risiko autisme pada anak laki-laki yaitu satu berbanding 52, sementara pada anak perempuan yaitu satu berbanding 252.

Sebuah studi yang dipublikasi dalam American Journal of Human Genetics mengungkap sebabnya. Antara lain, anak perempuan lebih mampu menahan mutasi gen sehingga tidak sampai menganggu perkembangan sarafnya.

Sebelumnya, para peneliti memperkirakan, mutasi pada kromosom X merupakan penyebab terjadinya risiko autisme. Namun menurut peneliti studi baru Evan Eichler, profesor ilmu genom di University of Washington School of Medicine, hal itu bukanlah penyebabnya.

"Lima persen gen yang bertanggung jawab pada perkembangan otak berada pada kromosom X, karena itu, mutasi pada kromoson tersebut tidak cukup untuk dapat membedakan risiko autisme berdasarkan gender," ujar Eichler.

Untuk mengetahui penyebab sebenarnya, Eichler dan timnya pun melakukan analisis terhadap 16.000 orang dengan gangguan perkembangan saraf. Mereka juga menganalisis sampel tambahan dari kelompok terpisah yakni 800 keluarga yang terpengaruh oleh autisme.

Dari analisis tersebut, para peneliti menyadari bahwa mutasi genetik serius lebih banyak diturunkan dari DNA ibu, dibandingkan ayah. Mereka juga menemukan, anak perempuan lebih banyak memiliki mutasi gen yang berhubungan dengan gangguan perkembangan mental dibanding anak laki-laki.

"Namun kenapa frekuensi gangguan perkembangan saraf lebih sering pada anak laki-laki? Ini karena anak perempuan lebih mampu bertahan dengan mutasi tersebut sehingga tidak sampai memengaruhi perkembangan mentalnya," jelas Eichler.

Perempuan, katanya, punya dua kromosom X yang memiliki 1.500 gen dan lima persen peran dalam perkembangan otak. Sehingga jika terjadi mutasi pada kromosom ini, maka perempuan memiliki kromosom X lainnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, 60 persen mutasi genetik yang parah datang dari ibu, dan 40 persen sisanya dari ayah.

"Perempuan cenderung memiliki lebih banyak mutasi gen dan mewariskannya," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.