Kompas.com - 24/09/2014, 14:30 WIB
WHO menyatakan status darurat global terkait penyebaran virus ebola BBCWHO menyatakan status darurat global terkait penyebaran virus ebola
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan, jumlah korban virus ebola bisa meningkat menjadi 20.000 orang pada November 2014. Ini terjadi jika setiap pekan terus-menerus jatuh korban ribuan orang karena upaya pengendalian virus ebola tidak signifikan.

Tanpa perbaikan memadai langkah-langkah pengendalian ebola, jumlah kasus dan korban ebola diperkirakan terus berkembang hingga ratusan, bahkan ribuan, orang setiap minggu.

Wabah ebola di Afrika Barat yang merebak pertama kali pada Maret 2014 kini sudah menginfeksi lebih dari 5.800 orang dengan jumlah korban tewas 2.800 orang.

Namun, perkiraan WHO, jika tak ada tindakan signifikan untuk mengendalikan ebola, jumlah kumulatif korban ebola yang terkonfirmasi dan kemungkinan kasus pada November mendatang terus meningkat. WHO memperkirakan, di Guinea korban terinfeksi 5.925 orang, di Liberia 9.939 orang, dan di Sierra Leone 5.063 orang.

Total kasus di tiga negara Afrika Barat tersebut sudah melebihi 20.000 kasus. Demikian hasil pemaparan penelitian ebola yang dimuat di Jurnal Kesehatan New England pada Selasa (23/9).

Angka korban tewas pun juga akan meningkat karena para pakar telah memperingatkan bahwa wabah ebola yang saat ini terjadi lebih tinggi jumlah korbannya daripada yang diperkirakan, yakni 1 berbanding 2. Dari dua kasus, satu orang meninggal.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa angka kematian rata-rata mencapai 71 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Kami melihat perkembangan eksponensial dan kami perlu aksi nyata sekarang ini,” kata Christopher Dye, salah seorang penulis peneliti studi yang dilakukan bersama-sama dengan Imperial College London, Inggris.

”Jika kita tidak menghentikan epidemi ebola ini sesegera mungkin, hal ini akan berubah dari sebuah bencana menjadi malapetaka,” kata Dye kepada wartawan di Geneva sembari memperingatkan bahwa epidemi ebola ini akan terus membesar seperti beberapa bulan terakhir hingga beberapa tahun ke depan.

”Yang dikhawatirkan bahwa ebola akan menjadi persoalan permanen populasi di dunia,” kata Dye, yang juga Kepala Strategis Organisasi Kesehatan PBB tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
HEALTH-NEWS-TODAY
Diabetes tipe 1 dan  tipe 2 Semakin Meningkat Jumlahnya, Apa Bedanya?
Diabetes tipe 1 dan tipe...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.