Kompas.com - 21/10/2014, 07:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com -
Meski masa nifas telah selesai, banyak ibu yang baru melahirkan merasa gairah seksualnya padam. Bagaimana cara menyalakan kembali gairah seks tersebut?

Berhubungan seksual setelah kehadiran si buah hati memang berbeda. Apalagi menurut Madeline Castellanos, psikiater, banyak ibu yang baru melahirkan mengalami gangguan seks berupa vagina kering karena faktor hormonal.

Meski begitu ibu yang berusia muda kerap lebih cepat mendapatkan kembali gairah seksualnya. "Makin tua usia ibu, makin besar dampak perubahan hormonal yang dirasakan. Demikian juga pada ibu yang sudah memiliki beberapa anak sehingga sudah beberapa kali mengalami perubahan hormonal," kata Castellanos.

Setelah melahirkan, ada beberapa faktor yang membuat ibu baru kehilangan gairah seksual. Faktor terbesar adalah hormon. Ketika hamil tubuh akan memompa estrogen untuk menciptakan lingkungan terbaik bagi pertumbuhan bayi. Hormon ini akan turun dalam sebulan atau beberapa minggu setelah persalinan.

Menyusui juga dapat menyebabkan vagina menjadi lebih kering. "Faktor biologis ini ditambah dengan kurang tidur karena sibuk mengurus bayi, tentu sangat sulit memiliki kehidupan seks yang normal," katanya.

Salah satu cara mengembalikan hasrat seksual dengan cepat adalah dengan menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh. Caranya, kembali ke pola makan yang sehat.

"Saran tersebut memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, apalagi ada bayi yang harus diurus. Tapi ini sangat penting," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memperbaiki pola makan bisa dilakukan dari hal-hal kecil, misalnya mengurangi gula atau makanan tinggi karbohidrat. Ibu menyusui memang tidak disarankan untuk diet terlalu ketat, tetapi kita bisa membatasi asupan tidak sehat.

Konsumsi protein dan lemak sehat seperti alpukat agar hormon kembali seimbang. Zinc, selenium, dan vitamin B juga bisa membantu.

Berolahraga juga sangat penting. Selain menghasilkan energi olahraga juga menjadi cara yang paling efisien untuk menyeimbangkan semua hormon tubuh.

Sebuah penelitian juga telah menunjukkan, wanita yang aktif bergerak dapat menikmati seks lebih baik, dikarenakan adanya peningkatan aliran darah dan meningkatkan hormon testosteron.

Agar lebih rileks, luangkan waktu untuk memanjakan diri. Bersantai dan menikmati apa yang disukai ketika bayi tidur. Meski Anda belum bisa menikmati seks seperti dulu, tapi jangan abaikan suami. Pelukan dan ngobrol dari hati ke hati bisa membantu mendekatkan kembali hubungan.

Jika gairah seks Anda tetap belum kembali setelah beberapa bulan, jangan segan untuk berkonsultasi ke dokter. (Eva Erviana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Gatal
Penis Gatal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.