Kompas.com - 26/02/2015, 08:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bagi para ibu hamil yang memeriksakan kandungannya di layanan kesehatan yang lengkap, "melihat" bayi dengan alat ultrasonografi (USG) seperti sebuah keharusan. Rasanya, kurang afdol kunjungan ke dokter jika tidak melakukan USG. Tetapi, adakah bahaya melakukan USG terlalu sering pada janin?

Menurut dr.Bangun Purwaka, Sp.OG, sejauh ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahaya USG pada janin. "Teknologi USG sudah diperkenalkan sejak tahun 1960 sampai sekarang belum ada laporan mengenai dampak negatifnya," katanya.

Ia mengatakan, memang ada penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan efek kerusakan pada ovarium. Namun, USG tersebut dilakukan pada frekuensi sampai 30.000 Mghz. Sementara pada manusia maksimal adalah 7,5 Mhz.

USG merupakan alat pemeriksaan menggunakan gelombang suara. Makin pendek gelombang suara, maka ketajaman gambar akan semakin baik.

"Frekuensi yang dipakai tergantung pada bagian mana yang dituju. Jika obyek yang ingin dicapai berada di organ dalam, makin rendah gelombang suara yang dipakai. Tetapi gambar yang dihasilkan kurang bagus. Sementara itu, makin dangkal maka frekuensinya makin tinggi sehingga gambarnya lebih jelas," kata dokter dari RSUD Dr.Soetomo Surabaya ini.

Meski relatif aman, namun menurut Bangun ada teknik yang perlu dilakukan dokter saat melakukan pemeriksaan USG.

"Saat memeriksa, posisi transduser jangan tetap tapi harus terus bergerak. Selain itu untuk pemeriksaan janin juga perlu dipilih transduser yang tidak terlalu kuat," paparnya.

Para ibu hamil tidak perlu khawatir dengan USG karena alat ini sendiri memiliki banyak manfaat dalam mendeteksi kelainan pada janin. Beberapa penyakit yang bisa dideteksi antara lain hidrosefalus, down syndrome, kelainan plasenta, hingga bibir sumbing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.