Kompas.com - 29/07/2015, 15:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

Oleh: Agnes Aristiarini


Apa kecemasan terbesar manusia? Jawabannya ternyata menjadi tua. Paling tidak, itulah yang disoroti Jacques Peretti, penggagas sekaligus narator dalam acara televisi ”The Men Who Made Us Spend” dalam episode 2.

Sebagai jurnalis, Peretti mengemas program pemberdayaan konsumen ini dalam bentuk laporan investigasi. Mengapa kita berbelanja? Apa yang kita beli? Siapa yang membuat kita begitu konsumtif? Mengapa? Maka ia mewawancarai produsen, konsultan iklan dan penjualan, peneliti, dan konsumen.

Ia menyimpulkan, pasar anak-anak adalah target utama para produsen dan dari situlah produsen belajar strategi peningkatan penjualan ke konsumen dewasa. Namun, yang paling mendasar adalah, produsen paham betul bahwa kecemasan terbesar manusia adalah ”tambang emas”. Dan, kecemasan itu adalah kekhawatiran menjadi tua. Bukan pada proses penuaannya, tetapi pada konsekuensinya: keriput, pikun, rapuh, dan mati.

Tidaklah mengherankan bila produsen menangguk keuntungan miliaran dollar AS dengan menyediakan produk-produk yang menawarkan kesehatan, kemudaan, dan daya ingat.

Menurut lembaga riset pasar Transparency Market Research dalam Global Industry Analysis, Size, Share, Growth, Trends and Forecast, 2013-2019, pasar kosmetik anti-aging atau anti penuaan mencapai 122,3 miliar dollar AS tahun 2013. Jumlah ini melebihi prakiraan dan akan semakin tinggi ke depan, diprediksi naik 7,8 persen—mencapai 191,7 milliar dollar AS—tahun 2019.

Produk kosmetik anti penuaan itu baru mencakup obat oles seperti anti kerut, pewarna rambut, penumbuh rambut, dan memperbesar payudara. Angka tersebut, belum termasuk suplemen dan obat yang diminum untuk memperpanjang daya ingat, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit, dan tentu saja memperpanjang umur. Industri farmasi seluruh dunia, kini beramai-ramai mengeksplorasi omega 3, minyak zaitun, DHA, demi kebugaran fisik dan pikir.

Industri miliaran dollar

The American Academy of Antiaging Medicine menyebutkan, setiap tahun dokter meresepkan obat senilai 70 miliar dollar AS untuk mengatasi penyakit terkait penuaan. Total pasar anti penuaan diperkirakan mencapai 292 miliar dollar AS tahun 2015, mencakup kosmetik, suplemen, hingga obat resep.

Dengan proporsi populasi dunia yang berusia di atas 60 tahun mencapai 10 persen saat ini, dan diperkirakan meningkat menjadi 22 persen tahun 2050, bisa dibayangkan betapa besarnya pangsa pasar anti penuaan ini.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.