Kompas.com - 26/08/2015, 11:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna
JAKARTA, KOMPAS.com – Anak-anak rentan terpapar bahan kimia dari lingkungan mereka yang tidak bersih, termasuk di rumah sendiri. Ini bukan masalah sepele. Berdasarkan data WHO, hampir sepertiga dari kematian 6,6 juta anak usia di bawah 5 tahun setiap tahunnya  terkait masalah lingkungan.

Polusi udara dari asap kendaraan bermotor, cemaran pestisida, hingga cemaran dari industri tambang mungkin sulit kita hindari. Untuk itu, mulailah melindungi anak dari rumah sendiri.

Kepala Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anwar Musadad mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir pencemaran bahan kimia di rumah. Pertama, membebaskan rumah dari asap, debu.

"Jangan merokok di dalam rumah. Kandungan dari asap rokok bisa menempel di mana saja, misalnya di sofa," kata Anwar di Gedung Kemenkes, Senin (24/8/2015).

Setelah merokok, jangan langsung menggendong atau menyentuh anak. Gantilah pakaian, mandi, atau cuci tangan pakai sabun. Sama halnya ketika Anda kontak dengan pestisida atau bahan toksik. Bersihkan pakaian dan badan terlebih dahulu.

Selain itu, kurangi penggunaan bahan-bahan yang mengandung kimia untuk kebutuhan rumah tangga, seperti pembersih lantai dan semprot nyamuk. "Minimalkan penggunaannya, jangan terlalu sering. Misalnya semprot nyamuk, itu kan semprotnya di atas lalu bahan kimianya menempel di kasur. Anak tidur di kasur itu," kata Anwar.

Jauhkan anak dari bahan kimia dan pastikan pula penyimpanan bahan kimia aman dari jangkauan anak-anak. Menurut Anwar, anak juga tak perlu sering dibawa ke dapur saat ibu memasak agar terhindar dari asap. Mengurangi paparan bahan kimia bisa juga dengan membuat ventilasi rumah yang baik atau terdapat exhaust van. Terpenting, ajari anak menjaga kebersihan dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun.

Pencemaran lingkungan bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Anwar mengatakan, dampak pencemaran lingkungan sering kali tidak disadari jika bahan-bahan kimia telah masuk ke dalam tubuh manusia. “Bisa memengaruhi kecerdasan anak, bisa ke gangguan saraf, tremor, gangguan memori," kata Anwar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Sistokel
Sistokel
PENYAKIT
Dystocia
Dystocia
PENYAKIT
Hematuria
Hematuria
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.