Kompas.com - 17/09/2015, 12:27 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ketika harus segera menyelesaikan tugas, banyak dari kita minum kopi agar betah melek di malam hari. Studi baru menemukan alasan mengapa kopi bikin kita tahan begadang.

Kafein yang ditemukan dalam kopi mengganggu ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian adalah jam internal di dalam tubuh yang memberi tahu tubuh kapan tidur dan kapan bangun. Jumlah kafein dalam double espresso menggeser jam internal itu sampai rata-rata 40 menit. Demikian hasil penelitian tim dari University of Colorado dan Harvard Medical School.

Efek betah melek itu makin buruk ketika dikombinasikan dengan cahaya terang. Pemaparan tiga jam cahaya terang sebelum tidur menggeser siklus tidur sampai 85 menit, hampir satu setengah jam. Dikombinasikan dengan kafein, cahaya terang menggeser waktu tidur sampai 1 jam dan 45 menit.

"Ini adalah penelitian pertama yang membuktikan bahawa kafein yang digunakan secara luas sebagai obat psikoaktif di dunia berpengaruh pada jam sirkadian manusia. Studi ini juga memberikan wawasan baru serta menarik mengenai efek kafein terhadap fisiologi tubuh manusia," ujar Kenneth Wright dari Departemen Fisiologi Integratif University of Colorado.

Banyak penelitian sudah membuktikan kafein mengganggu ritme sirkadian organisme kecil dari jamur roti hingga lalat. Kafein dapat mempengaruhi rilis hormon tidur melatonin dalam tubuh manusia.

Tim penelitian tersebut merekrut lima sukarelawan yang terlibat dalam studi intensif 49 hari,  datang ke laboratorium untuk diberi paparan cahaya terang, cahaya temaram, kafein dan plasebo untuk melihat apa yang terjadi dengan siklus tidur dan terjaga.

Para sukarelawan setuju tidak minum alkohol atau kafein atau pun segala jenis obat selama masa penelitian itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti kemudian melakukan uji air liur dan darah serta sel-sel tubuh yang diambil dari sukarelawan. Mereka menemukan kafein menghalangi reseptor sel, pintu masuk molekular yang membawa masuk adenosin, kimia pembawa pesan atau neurotransmiter yang mendorong seseorang untuk tidur.

Tim yang sama melakukan studi yang membuktikan ketika delapan orang berada di gunung tanpa cahaya buatan, jam internal tubuh mereka berubah. Otomatis mereka tidur saat matahari terbenam dan terbangun ketika matahari terbit.

Penemuan-penemuan baru ini membantu menjelaskan mengapa peminum kopi berat cenderung terjaga di malam hari. Hal ini mungkin menjadi langkah strategis menggunakan kopi untuk mengatasi jet lag, bukan sekedar minum tripel espresso saat terkena jet lag dan berharap yang terbaik.

"Percobaan-percobaan lain masih dibutuhkan untuk menguji penelitian ini dan penting untuk memonitor gangguan tidur yang disebabkan kafein yang dalam kondisi tertentu justru dapat memperparah jet lag," demikian tulisnya di jurnal Science Translational Medicine.


Sumber NBC News
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kram Perut
Kram Perut
PENYAKIT
Malnutrisi
Malnutrisi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.