Kompas.com - 01/11/2015, 17:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Cegukan adalah hal yang biasa kita alami, biasanya terjadi karena kita makan terlalu cepat atau konsumsi alkohol. Tetapi, ada kalanya cegukan bisa jadi pertanda adanya penyakit tertentu.

Cegukan yang perlu diwaspadai adalah yang disertai dengan gejala lain, misalnya demam, nyeri, atau sesak napas. Kondisi ini bisa jadi merupakan gejala:

- Asam refluks
Kembung dan heartburn (rasa panas di dada) bisa mengiritasi diafragma. Gangguan pencernaan ini juga menjadi penyebab utama cegukan yang tidak mau reda. Kabar baiknya, jika gangguan asam refluks itu hilang, cegukan pun ikut hilang.

- Gangguan saraf
Penyebab lainnya adalah spastik diafragma yang terkait dengan kerusakan saraf vagus. Kondisi ini juga sebenarnya bersifat sementara. Pada dasarnya semua yang mengganggu saraf di sekitar leher, tenggorokan, dada, dan perut, bisa menyebabkan cegukan.

- Gejala stroke
Hal serius lain penyebab cegukan adalah gejala akan terjadi stroke, terutama pada wanita. Selain cegukan biasanya juga diikuti dengan rasa nyeri pada dada, kebas, atau pandangan agak kabur. Tetapi saat cegukan semakin parah biasanya kita tidak menyadari tanda lainnya.

- Gangguan fungsi ginjal
Ada banyak tanda yang menunjukkan ginjal kita bermasalah. Tapi jiga fungsi ginjal menurun secara perlahan, produk sisa yang dihasilkan organ akan menumpuk di tubuh. Hal ini membuat diafragma dan saraf vagus terganggu sehingga memicu cegukan.

Waspadai jika cegukan itu diikuti dengan rasa haus berat, perubahaan warna kukit, atau otot berkedut. Segera periksakan ke dokter.

- Hamil
Meski tidak ada penjelasan ilmiah mengenai hal ini tapi ada sebagian wanita yang mengetahui dirinya hamil karena sering cegukan. Perubahan hormonal atau perubahan level stres yang memicu kecemasan juga bisa menyebabkan cegukan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.