Kompas.com - 13/01/2016, 13:15 WIB
yoga pose womens healthyoga pose
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Saat terkena nyeri punggung bawah, rasanya enggan untuk bangkit dari ranjang. Ternyata, cara terbaik untuk bebas dari nyeri punggung adalah dengan bergerak.

Studi yang baru diterbitkan di jurnal JAMA Internal Medicine menganalisa studi-studi sebelumnya metode pengobatan untuk nyeri punggung bawah yang diderita sekitar 80 persen manusia di satu titik dalam hidupnya.

Peneliti menyimpulkan berdasarkan bukti yang ada, olahraga dipadu dengan edukasi (misalnya informasi mengenai nyeri punggung bawah, postur dan olahraga) cenderung menurunkan risiko nyeri punggung bawah. Sementara olahraga sendiri juga ditemukan efektif, namun peneliti mengatakan masih belum jelas apakah efek ini akan bertahan lebih dari setahun.

"Penemuan ini mengemukakan isu penting olahraga tetap melindungi kita dari nyeri punggung bawah di masa depan. Tampaknya masih dibutuhkan terus olahraga," tulis para peneliti.

Menariknya, peneliti menemukan manfaat dari semua jenis olahraga berbeda, termasuk penguatan punggung dan perut, peregangan, dan sejumlah olahraga lain.

Sebelumnya ada riset yang meneliti yoga. Olah tubuh dan jiwa dari India ini secara spesifik ditemukan memperbaiki nyeri punggung untuk pria dan wanita.

Diperkirakan yoga bermanfaat, karena merupakan kombinasi penguatan otot dan peregangan. Periset dari studi baru ini tidak menemukan bukti kuat lain untuk mendukung teknik lain untuk mengurangi nyeri punggung seperti back belt atau ganjalan di tumit.

Dalam editorialnya, Dr Timothy S. Carey dan Janet K. Freburger dari University of North Carolina di Chapel Hill menulis kekambuhan nyeri punggung bawah lazim terjadi, sekitar 24 sampai 80 persen dari episode kekambuhan di tahun pertama.

Dinilai penting bagi dokter untuk merekomendasikan olahraga bagi penderitanya. Mereka yang mengalami nyeri tersebut diharapkan tetap termotivasi dan terus berolahraga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber TIME.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.