Mungkinkah Wanita Menghamili Diri Sendiri dengan Membeli Sperma?

Kompas.com - 18/02/2016, 12:25 WIB
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Nguyen Thi Hue, terpidana mati kasus narkoba asal Vietnam batal dieksekusi karena sedang hamil. Ia mengaku telah menginseminasi diri sendiri dengan membeli sel sperma.

Menurut pengakuan Hue, sel sperma tersebut ia dapatkan dari terpidana pria berusia 27 tahun. Hue harus membayar sekitar Rp 30,6 juta rupiah untuk mendapatkan sel sperma yang disimpan dalam sebuah tabung suntik.

Secara medis, inseminasi intra uterine merupakan proses pembuahan dengan cara memasukkan sperma ke dalam rahim. Meski demikian, prosesnya tidak sederhana dan tak bisa dilakukan sembarangan.

"Sel sperma harus diproses sedemikian rupa sebelum dimasukkan. Cara memasukannya juga memakai kateter halus ke dalam rongga rahim," kata dr. Kanadi Sumapraja, Sp.OG dari Klinik Yasmin RSCM Jakarta, saat dihubungi Kompas.com (18/2/16).

Kanadi menjelaskan, secara teknikal sangat sulit melakukan inseminasi secara mandiri. "Karena harus menggunakan alat agar mulut rahim terbuka sehingga sel sperma bisa masuk ke rongga rahim," ujarnya.

Sel sperma yang digunakan juga harus dipisahkan dari cairan mani. "Kalau cairan mani masuk ke rongga rahim bisa menyebabkan kontraksi atau mulas. Makanya harus dipisahkan dulu," paparnya.

Prosedur inseminasi juga dilakukan di bawah pengawasan dokter atau tenaga kesehatan karena harus dilakukan saat masa subur.

Dengan semua kesulitan tersebut, rasanya tidak mungkin seorang wanita dapat menghamili dirinya sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.