Kompas.com - 22/02/2016, 10:26 WIB
Ilustrasi Pengasapan atau Fogging DBD TOTO SIHONOIlustrasi Pengasapan atau Fogging DBD
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com — Selama puluhan tahun, sejumlah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Selain ribuan orang dirawat, korban jiwa juga terus berjatuhan.

Kondisi ini mencerminkan pemerintah dan masyarakat masih mengabaikan pemberantasan nyamuk penyebar penyakit.

Sejumlah penyakit yang ditularkan vektor nyamuk dan banyak menelan korban jiwa, berdasarkan data yang dihimpun Kompas hingga Minggu (21/2), antara lain demam berdarah dengue (DBD), penyakit kaki gajah (filariasis), chikungunya, japanese encephalitis, dan malaria.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengategorikan filariasis, DBD, dan chikungunya sebagai penyakit tropis yang terabaikan.

"Masih adanya penyakit tersebut di Indonesia, bahkan banyak menelan korban jiwa, menunjukkan penanganan terhadap penyakit tersebut tidak tepat," kata konsultan penyakit tropis dan infeksi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Erni Juwita Nelwan.

Demam berdarah, misalnya, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, sejak ditemukan di Indonesia pada 1968, kematian akibat DBD selalu ada tiap tahun.

Jumlah kasus, kematian, dan incidence rate DBD tertinggi justru terjadi di era otonomi daerah. Kasus DBD terbanyak terjadi tahun 2009 dengan 158.915 kasus. Adapun angka kematian tertinggi DBD terjadi 2007, merengut 1.599 orang meninggal.

Januari 2016, sejumlah provinsi menyatakan kejadian luar biasa (KLB) DBD. Di Jawa Barat terdapat 2.980 kasus dan tertinggi di Kabupaten Bekasi.

Selain DBD, kasus filariasis klinis, yang pada 2002 tercatat ada 6.571 kasus, tahun 2014 justru naik menjadi 14.932 kasus. Ironisnya, ada 195 kabupaten atau kota endemis filariasis atau penyakit yang tergolong "purba" ini, tetapi pemberian obat pencegahan massal baru dimulai pada Oktober 2015.

Sementara malaria yang diukur dengan annual parasite incidence turun dari 2,47 tahun 2008 menjadi 1,38 tahun 2013. "Kalau pencegahan dan pengendalian penyakit tepat, tak mungkin ada kasus," ujar Erni.


Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 22 Februari 2016, di halaman 1 dengan judul "Pemberantasan Nyamuk Diabaikan".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.