Kompas.com - 04/03/2016, 12:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan akan menggelar Pekan Imunisasi Nasional Polio, 8-15 Maret 2016. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan mempertahankan status bebas polio.

Kegiatan itu masih memakai vaksin polio oral karena stok vaksin polio suntik belum mencukupi.

Vaksinasi polio dianjurkan bagi anak berusia 0-59 bulan. Imunisasi polio serentak di dunia itu diharapkan membuat virus polio tak ada lagi tempat untuk singgah sehingga tak bisa berkembang biak dan akhirnya musnah.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia Aman Bhakti Pulungan, Kamis (3/3), di Jakarta, menegaskan, semua pihak harus mendukung imunisasi.

Menurut Aman Bhakti, masa balita merupakan periode rentan terserang penyakit karena daya tahan tubuh belum kuat. "Karena itu, PIN wajib dilaksanakan, terutama bagi anak balita yang belum pernah vaksinasi polio. Seharusnya polio tak boleh ada lagi di Indonesia," ujarnya.

Dia menambahkan, PIN merupakan momentum bagi Indonesia untuk mempertahankan predikat negara bebas polio. "Jangan sampai kita kecolongan ada kasus anak balita terserang virus polio," ucapnya

Agar kebijakan itu lebih kuat tersampaikan ke daerah, Presiden Joko Widodo perlu secara langsung menekankan pentingnya imunisasi kepada masyarakat.

Mendekati pelaksanaan PIN, sosialisasi digalakkan agar warga memahami pentingnya imunisasi. Sosialisasi dilakukan melalui televisi, radio, media cetak, dan spanduk di pusksesmas atau posyandu.

"Setiap hari di iklannya akan ada hitung mundur hari pelaksanaan sehingga masyarakat teringat ada PIN," kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Elizabeth Jane Soepardi.

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 4 Maret 2016, di halaman 13 dengan judul "Vaksinasi Polio Dilaksanakan Serentak".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.