Kompas.com - 28/03/2016, 21:05 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Ini sebenarnya bukanlah hal baru. Sudah banyak penelitian yang menyebut bahwa rokok bukan sahabat penis.

Misalnya, hasil penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic menunjukkan bahwa rokok merusak pembuluh darah, dan akhirnya memengaruhi fungsi ereksi. Ada lagi penelitian yang dilakukan oleh Boston University School of Medicine. Hasil penelitian tersebut menunjukkan, rata-rata perokok mengalami pemendekan penis sebanyak satu sentimeter.

Pakar andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, dr Heru Oentoeng, Sp And, menjelaskan bahwa rokok merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang ada di penis. Akibatnya, kemampuan penis untuk ereksi berkurang.

Tingkat kekerasan ereksi yang sangat penting dalam urusan seks juga bisa kena imbasnya. Jika pembuluh darah rusak, maka penis tak bisa mengeras dengan sempurna karena kekurangan aliran darah.

Tingkat kekerasan ini memiliki skala 1 sampai 4, dari lembek hingga keras. Lembek dalam hal ini diibaratkan dengan tape, sedangkan keras seperti kayu atau terong.

Menurut Heru, percuma memiliki ukuran penis yang ideal, tetapi tidak keras. Justru, yang penting adalah tingkat kekerasannya.

"Masalahnya, banyak perokok yang cuek. Sampai nanti kena batunya," ujar Heru.

Kebanyakan perokok, lanjut Heru, baru akan "tobat" kalau urusan ranjangnya terganggu. Sebelum itu, peringatan atas efek dari merokok biasanya diabaikan.

"Jadi, lebih baik segera berhenti karena rokok berpengaruh buruk bagi kesehatan secara keseluruhan, tak cuma soal kejantanan," imbuh Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.