Kompas.com - 30/03/2016, 09:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap wanita pada masa subur, normalnya mengalami haid sebulan sekali atau 21-35 hari sekali. Namun, tak semua wanita mengalami siklus haid atau menstruasi yang teratur.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Yassin Yanuar MIB mengatakan, cukup banyak wanita yang mengalami siklus haid tidak teratur. Misalnya, mengalami haid 40 hari sekali, tiga bulan sekali, bahkan lima bulan sekali.

"Haid setiap bulan berarti ada sel telur yang matang, tapi tidak dibuahi. Kalau haid tidak teratur menandakan ada gangguan fungsi hormonal, gangguan sistem reproduksi," kata Yassin dalam seminar di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Yassin mengatakan, selain gangguan hormonal, haid tidak teratur atau jarang, juga bisa terjadi karena faktor gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat. Pada wanita yang telah menikah, haid tidak teratur merupakan risiko infertilitas atau ketidaksuburan.

"Kalau mengalami gangguan haid, jangan tunda pergi dokter kandungan. Jadi saat ingin hamil mendapat penatalaksanaan yang tepat," ujar Yassin.

Dokter akan terlebih dahulu mencari penyebab haid yang tidak normal. Jika haid disertai nyeri yang berlebihan, bisa jadi tanda adanya kista atau endometriosis. Tak perlu takut, sehingga menunda pemeriksaan ke dokter.

Semakin awal ditangani, semakin baik. Apalagi bagi wanita yang sudah menikah dan ingin segera hamil, tetapi siklus haidnya tidak teratur. Sebab, sistem reproduksi wanita juga akan mengalami penuaan.

Umumnya, cadangan sel telur akan berkurang seiring bertambahnya usia. Pemeriksaan ke dokter kandungan dan ditangani dengan tepat bisa meningkatkan peluang kehamilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Oligomenore
Oligomenore
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.