Kompas.com - 12/04/2016, 19:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kematian pasangan hidup yang kita cintai tentu akan menimbulkan rasa kesedihan yang dalam. Patah hati tersebut ternyata juga berdampak pada kesehatan fisik.

Bukti-bukti penelitian menunjukkan, kematian atau kehilangan orang yang sangat dekat dengan kita juga menyebabkan gangguan serius bagi jantung.

Dalam studi terbaru di Denmark, gangguan jantung itu disebabkan karena adanya gangguan irama jantung. Dampaknya pun bisa menetap.
Orang yang kehilangan orang tercintanya 41 persen akan mengalami gangguan irama jantung satu bulan setelah kematian pasangannya. Risiko itu paling besar pada orang berusia muda dan kematian pasangannya terjadi mendadak atau tak terduga.

Para peneliti sudah sejak lama mempelajari fenomena yang disebut kardiomiopati stres atau sindrom patah hati, yaitu kejadian stres berat, misalnya kematian pasangan, dan bisa menyebabkan seseorang mengalami gejala mirip serangan jantung.

Gejala itu meliputi napas pendek-pendek dan nyeri dada, tetapi tidak terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Para ahli menduga, gejala itu dipicu oleh hormon stres yang disebabkan oleh kejadian emosional.

Peningkatan kadar hormon stres ini bisa menyebabkan inflamasi dan juga ketidakseimbangan yang tak terkendali pada bagian sistem saraf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Healthland
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.