Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/04/2025, 09:00 WIB
Lusia Kus Anna

Editor

KOMPAS.com - Tubuh manusia membutuhkan aliran darah yang sehat dan konsisten yang kaya akan oksigen dan nutrisi, agar dapat berfungsi secara efisien.

Sirkulasi yang buruk, yang dapat disebabkan oleh masalah pada jantung, arteri atau vena yang menyusun sistem peredaran darah tubuh, dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman, termasuk nyeri, mati rasa atau ekstremitas dingin, serta gejala yang mungkin tidak terasa sama sekali.

Ketika sistem peredaran darah seseorang berfungsi dengan baik, mereka tidak akan menyadarinya karena sistem tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.

Namun, peredaran darah yang buruk dapat mengakibatkan konsekuensi kesehatan yang serius.

Bila anggota tubuh tidak mendapatkan cukup darah, tangan atau kaki mungkin terasa dingin atau mati rasa. Jika Anda berkulit terang, kaki mungkin akan berwarna kebiruan.

Baca juga: Menguak Hubungan Golongan Darah dan Risiko Stroke

"Biasanya gejalanya berupa nyeri, pembengkakan, atau goresan yang tak kunjung sembuh merupakan tanda bahwa kita tidak mendapatkan aliran darah yang cukup," kata ahli jantung intervensi Dr. Ross Brown seperti dikutip dari everydayhealth.com.

"Namun, sekali lagi, itu tergantung pada apa yang menyebabkannya. Misalnya, gumpalan darah yang menghalangi aliran darah ke kaki dapat biasanya menyebabkan nyeri langsung dan perubahan warna kulit," katanya.

Sirkulasi darah yang buruk juga dapat membuat kulit kering, kuku lebih rapuh, dan rambut rontok, terutama di kaki dan tungkai.

Pada pria, sirkulasi darah yang terganggu mungkin mengalami kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi.

Pada penderita diabetes, sirkulasi yang buruk juga akan membuat luka lecet, bisul, atau luka cenderung sembuh lebih lambat.

Baca juga: Sering Pusing Bisa Jadi Gejala Kerusakan Pembuluh Darah Kecil

Jika peredaran darah ke jantung kurang maksimal, orang mungkin mengalami kondisi seperti angina (nyeri dada), serangan jantung, dan akhirnya, gagal jantung kongestif, melemahnya jantung yang menyebabkan penumpukan cairan di lengan, kaki, dan paru-paru.

Sirkulasi yang buruk merupakan salah satu dampak dari sejumlah masalah kesehatan umum yang memengaruhi sistem peredaran darah, seperti karena penuaan, obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Dokter biasanya mengatasi sirkulasi darah yang buruk dengan mengobati penyebab yang mendasarinya, jadi penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala.

Kita juga dapat meningkatkan kesehatan sirkulasi darah dengan menjaga gaya hidup sehat, untuk mengurangi risiko menderita penyakit yang menyebabkan sirkulasi darah yang buruk.

Baca juga: Kurang Tidur Ganggu Metabolisme Tubuh, Kenali Dampaknya

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Hongaria Umumkan Keluar dari ICC Usai Sambut Kedatangan Netanyahu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau