Kompas.com - 21/04/2016, 17:25 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemakaian gawai dalam aktivitas sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kesehatan, salah satunya berkonsultasi secara langsung dengan dokter, atau memesan obat yang diantarkan langsung oleh apotek.

Aplikasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan tersebut, yakni HaloDoc diluncurkan di Jakarta (21/4/16). Aplikasi yang bisa diunduh gratis di App Stroe atau Google Play ini merupakan ekosistem layanan kesehatan terpadu bagi penggunanya.

Jonathan Sudharta, CEO MHelath Tech, perusahaan di bidang teknologi kesehatan yang menaungi HaloDoc, menjelaskan lewat aplikasi ini akses pasien terhadap layanan kesehatan bisa dipersingkat.

"Tujuan dari HaloDoc ini menyederhanakan akses kesehatan. Pasien bisa dengan mudah berhubungan dengan dokter lewat gawai. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan ApotekAntar dan juga laboratorium," katanya dalam acara launching HaloDoc.

Jonathan menambahkan, ekosistem kesehatan digital sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi hanya sekedar tren.

Dalam aplikasi HaloDoc, pengguna bebas memilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan dan biaya yang bervariasi. Pengguna juga bebas memilih fitur voice, video call, atau chat, untuk berkomunikasi dengan dokter.

Ada sekitar 16.000 dokter dari seluruh Indonesia yang sudah bergabung dalam aplikasi ini. Setiap dokter yang bergabung sudah memiliki surat tanda registrasi dan juga surat izin praktek. "Kerahasiaan pasien yang berkonsultasi juga dijamin," kata Jonathan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, aplikasi ApotekAntar merupakan platform yang menghubungkan pengguna dengan apteik resmi terdekat dengan layanan antar. Untuk layanan ini, ApotekAntar bekerja sama dengan ojek aplikasi Gojek.

Sedangkan aplikasi Lab dapat memudahkan pengguna untuk memesan jasa tes laboratorium dari laboratorium resmi yang sudah bekerja sama. Untuk pengambilan darah atau sampel urine akan dilakukan di rumah.

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr.Daeng Mohammad Faqih, S.H, menyambut baik aplikasi dokter ini karena memudahkan akses masyarakat pada kesehatan.

"Salah satu masalah kesehatan adalah akses, dan kendala ini perlu dipersempit. Apalagi saat ini masyarakat sudah terbiasa mencari informasi kesehatan di internet, tapi sumbernya sering tidak valid. Lebih baik cari sumber dengan dokter-dokter yang kompeten," kata Daeng, dalam acara yang sama.

Ia menambahkan, aplikasi konsultasi dokter online bisa dimanfaatkan untuk berkonsultasi tentang keluhan kesehatan. "Untuk menegakkan diagnosis pasti, pasien tetap harus bertatap muka langsung dengan dokter. Demikian juga halnya dengan peresepan obat, kecuali obat bebas," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.