Kompas.com - 27/05/2016, 14:51 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebagian besar wanita pernah mengalami infeksi jamur pada satu atau lebih periode hidupnya. Infeksi jamur dapat menyebabkan gatal, rasa seperti terbakar dan kemerahan di bagian vulva. Akibatnya, buang air kecil dan bercinta menjadi tidak nyaman.

Selama kehamilan, risiko infeksi jamur, naik. Untuk sebagian besar kasus, infeksi jamur tidak berbahaya, bahkan ketika hamil.

Hanya saja bagi wanita hamil harus ekstra hati-hati dan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Pasalnya, wanita hamil dengan infeksi jamur, selama persalinan dapat menularkan infeksi tersebut kepada bayinya.

 

Pengobatan alami untuk infeksi jamur

1. Asam Borat Supositoria 

Asam borat telah beberapa lama digunakan sebagai pengobatan untuk infeksi jamur. Sebuah penelitian di Hungaria menemukan ada sedikit hubungan antara asam borat dan masalah selama kehamilan karena asam borat dapat diserap tubuh meski jumlahnya kecil.

Dosis umum asam borat adalah 600 mg dimasukkan ke dalam vagina selama 14 hari berturut-turut. Konsultasikan dulu dengan dokter untuk pemakaiannya.

 

2. Probiotik 

Penggunaan probiotik dalam mengobati infeksi jamur pada wanita hamil menunjukkan tidak ada efek yang merugikan pada ibu atau bayi. Probiotik dapat digunakan dari trimester satu sampai kelahiran.

 

3. Bawang putih 

Bawang putih dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan jamur. Kupas dan belah bawang putih dan masukkan hanya ke bagian kewanitaan, tapi tidak masuk ke dalam liang vagina. Biarkan sepanjang malam. Di pagi hari, keluarkan dan bersihkan area kewanitaan. Lakukan ini selama dua atau tiga malam, sampai gatal-gatal hilang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.