5 Alasan Kuat untuk Mengurangi Makanan Gorengan

Kompas.com - 22/06/2016, 17:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Harus diakui makanan yang digoreng akan terasa lebih lezat. Menggoreng juga merupakan cara memasak yang praktis dan cepat. Membatasi makanan yang digoreng juga tidak mudah, karena hampir semua bahan makanan bisa digoreng.

Walau demikian, cobalah untuk makan gorengan sedikit saja. Ada banyak alasan mengapa kita perlu mulai mengurangi gorengan.

- Pada dasarnya makanan yang digoreng tidak sehat karena tinggi kandungan lemak dan kalori. Lemak yang terkandung pun jenis yang tidak sehat dan bisa meningkatkan kadar kolesterol.

- Proses menggoreng juga bisa menghilangkan sebagian besar nutrisi. Misalnya saja, satu kentang yang dipanggang mengandung 220 kalori dan lemak kurang dari satu gram. Tapi, jika kentang itu kita goreng maka kalorinya melonjak jadi 700 kalori dan lemaknya mencapai 34 gram.

- Penggunaan minyak dalam suhu tinggi berulang-ulang bisa membuat makanan mengandung lemak trans. Penelitian menunjukkan, lemak trans bisa menyebabkan penyakit jantung.

- Pola makan yang tidak sehat, termasuk yang mengandung lemak tinggi seperti gorengan, bisa memicu penyakit kanker payudara, pankreas, dan juga kanker mulut.

- Makanan yang digoreng juga bisa memicu batuk dan radang tenggorokan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X