Kompas.com - 24/06/2016, 14:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Membaca label kemasan obat penghilang rasa sakit seperti Advil (ibuprofen) dan Tylenol (acetaminophen) adalah hal yang sangat penting. Terutama, jika Anda pernah sakit kepala karena minum alkohol dan berpikir untuk mengonsumsi keduanya untuk menghilangkan rasa sakit itu.

Ibuprofen, asetaminofen, dan bahkan aspirin, berpotensi bahaya jika Anda mencampurnya dengan alkohol.

"Semua obat memiliki risiko bahaya, jika membiarkannya bercampur dengan alkohol di dalam perut Anda. Tetapi, risiko untuk ketiga jenis obat penghilang sakit itu lebih besar lagi, " kata Debra E. Brooks, MD, seorang dokter di GoHealth Urgent Care.

Ibuprofen adalah obat jenis NSAID, atau non-steroid obat anti-inflammation. Dia bekerja sebagai peredam rasa sakit dan mengurangi peradangan. Ibuprofen dapat menyebabkan iritasi pada lapisan perut yang dapat menyebabkan luka dan pendarahan.

Alkohol juga diketahui dapat mengiritasi dan melukai lapisan perut terutama pada peminum berat. Sehingga, mencampur keduanya sama sekali bukan ide yang baik.

Bagaimana denga acetaminophen, atau Tylenol? "Obat ini memiliki efek analgesik dan mekanisme yang berbeda," kata Brooks.

Acetaminophen tidak memengaruhi kemampuan pembekuan darah dan tidak menyakiti lapisan perut Anda. Tapi, acetaminophen lebih beracun untuk hati dan lebih sering dikaitkan dengan kegagalan hati.

Ketika Anda minum alkohol, sudah mengirim zat beracun kepada hati Anda dan membuatnya bekerja ekstra keras untuk menyaring racun. Mengonsumsi acetaminophen berarti memberi beban tambahan dan stres luar biasa pada organ hati, sehingga meningkatkan risiko kerusakan organ itu.

Aspirin juga masuk golongan NSAID, dan bekerja sebagai pengencer darah. Itulah mengapa kadang-kadang aspirin dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi penyakit jantung.

Efek yang ditimbulkan aspirin pada hati dan ginjal, mirip dengan ibuprofen. Aspirin juga dapat menyebabkan perdarahan di saluran pencernaan.

Alkohol melipatgandakan efek pengencer darah aspirin. Peminum alkohol kelas berat sudah memiliki rosiko tinggi mengalami pendarahan akibat kerusakan lambung dan hati sebelumnya, sehingga menambahkan aspirin berarti semakin meningkatkan risiko pendarahan.

Kabar baiknya, jika Anda relatif sehat, dan tidak memiliki masalah seperti gastritis atau ulkus, atau masalah dengan ginjal atau hati, mengonsumsi obat-obatan ini setelah makan dan minum sedikit alkohol, masih relatif aman.

Tetapi jika Anda minum alkohol dalam jumlah yang banyak, sebaiknya tidak mengonsumsi aspirin, ibuprofen ataupun acetaminophen demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber SELF
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.