Kompas.com - 11/08/2016, 12:38 WIB
Ilustrasi gejala stroke ShutterstockIlustrasi gejala stroke
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Orang yang memiliki faktor risiko stroke, misalnya kegemukan, hipertensi, atau diabetes tidak terkontrol, perlu mewaspadai gejala stroke. Jika menemukan gejalanya, harus segera dibawa ke rumah sakit sebelum 4,5 jam.

Dokter spesialis saraf Herianto mengatakan, panduan mengenali gejala stroke bisa dengan mengingat FAST. FAST merupakan singkatan dari face (wajah), arm (lengan atau anggota gerak), speech (bicara), dan time (waktu).

"Face, kita lihat ada perubahan simetri pada wajah enggak. Kalau arm, lihat lengan ada kelemahan enggak," kata dokter dari Eka Hospital Tangerang Selatan ini dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Selain itu, perhatikan pula cara bicaranya apakah tiba-tiba menjadi cadel, pelo, atau bahkan sulit berbicara. Jika menemukan gejala tersebut, segera bawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit terdekat.

Bila pasien mengalami stroke, orang di sekitarnya perlu mempertahankan oksigen atau jalan napasnya. "Kalau pasien muntah ya dibersihkan dulu, jangan sampai masuk ke jalan napas," kata Heri.

Heri menjelaskan, pasien dengan gejala stroke tersebut harus segera ditolong agar sumbatan pembuluh darah di otak tidak bertambah parah. Dengan demikian risiko kecacatan yang lebih parah dapat dicegah.

Meski gejala stroke tiba-tiba pulih, pasien tetap harus dibawa ke rumah sakit. Gejala stroke itu bisa saja mendadak muncul kembali dengan kondisi lebih parah. Di rumah sakit dokter akan melakukan pemindaian di otak untuk melihat lebih detil kerusakan pada otak.

Jika stroke tidak segera diatasi, bisa terjadi kecacatan permanen, proses pemulihan lebih lama, hingga kematian.

Heri mengatakan, stroke umumnya menyerang mereka yang berusia di atas 50 tahun. Namun, kini mulai banyak ditemukan pada usia muda atau di bawah 50 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.