Kompas.com - 10/09/2016, 17:41 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tak perlu risau dengan kelebihan berat badan yang masih tersisa setelah melahirkan. Menyusui dikenal ampuh membantu penurunan berat badan ibu pasca-melahirkan. Bagaimana tidak, berdasarkan hasil studi, ibu menyusui rata-rata membakar 300-500 kalori per hari dengan menyusui.

Menurut Shape.com, dalam setiap satu ons air susu yang dihasilkan, mampu membakar sekitar 20 kalori. Artinya, jika rata-rata bayi menghisap payudara ibu dan mendapat 19-30 ons air susu per hari, maka sudah membakar 380-500 kalori per hari.

Tanpa disadari, banyak ibu merasa sangat lapar setelah menyusui. Untuk ASI yang berlimpah dan berkualitas, ibu menyusui pun diminta konsumsi makanan bergizi seimbang dan meningkatkan asupan kalori. Setidaknya, ada tambahan sekitar 500 kalori dari total kebutuhan harian, misalnya menjadi 3000 kalori.

Jadi, menyusui dinilai efektif membuat tubuh ibu kembali ideal seperti semula. Lebih dari itu, menyusui tak hanya membantu pembakaran kalori.

Sejak lama, menyusui memang diketahui sangat bermanfaat bagi ibu dan bayi. Dalam penelitian terbaru, menyusui dapat melindungi ibu dari risiko kanker payudara di kemudian hari.

Selain itu, seperti dipublikasikan di jurnal Breastfeeding Medicine, menyusui minimal 6 bulan dapat memperpanjang usia harapan hidup jika terkena kanker payudara.

"Banyak manfaat jangka panjang jika ibu menyusui. Salah satunya mengurangi keparahan kanker payudara," ujar Arthur I. Eidelman, MD, Editor-in-Chief di jurnal tersebut.

Penelitian lainnya juga menemukan, ibu yang memiliki diabetes gestasional atau diabetes saat hamil, akan lebih rendah risikonya terserang diabetes tipe 2 di kemudian hari jika menyusui. Sementara itu, wanita yang tidak menyusui atau memberikan susu formula kepada bayi akan lebih berisiko terkena diabetes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.